130 WNI Dideportasi dari Malaysia Lewat Tanjungpinang, Ini Kesalahan Mereka

Deportasi 130 WNI dari Malaysia di Tanjungpinang.(MBA)

TANJUNGPINANG, SURYAKREPRI.COM – Sebanyak 130 orang Warga Negara Indonesia (WNI) kembali dideportasi dari Malaysia lewat Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Senin (25/11/2019).

WNI yang dipulangkan itu rata-rata melanggar keimigrasian saat berada di Malaysia. Mereka dipulangkan setelah menjalani masa hukuman yang dijalaninya.

“Iya benar, kemarin ada deportasi 130 WNI dari Malaysia. Kedatangan WNI deportasi atas rujukan KJRI Johor Bahru-Malaysia ke Tanjungpinang,” kata Kepala Pemekrisa Keimigrasian Pelabuhan Sri Bintan Pura Daniel Maxrinto saat dikonfirmasi, Selasa (26/11/2019).

Baca: Polisi Bongkar Kuburan Khairunisah, Keluarga: Semoga Kebenaran Terungkap

Baca: FOTO-FOTO Kesibukan Jelang Toping Off Puri Khayangan Residence

Baca: Jenazah Eni Wanita Tabrak Lari di Batuaji di Pulangkan ke Pasaman Sumatera Barat

Daniel menyampaikan, 130 orang itu terdiri dari  99 orang laki-laki, 30 orang perempuan orang dan satu  anak-anak.

WNI yang dideportasi oleh pihak Imigrasi Malaysia adalah WNI yg melakukan pelanggaran keimigrasia di Malaysia  antara lain bekerja secara non prosedural, overstay/ tinggal melebihi waktu.

“Untuk daerah asalnya rata-rata dari WNI itu dari Jawa Timur,  NTB (Nusa Tenggara Barat), Aceh,  Sumut (Sumatera Utara),” ujarnya.

WNI  berangkat dari Pelabuhan Situlang Laut – Johor Bahru pukul 13.00 WIB dan  tiba di Tanjungpinang pukul 15.00 WIB  menggunakan kapal charter MV. Gembira-3.

“Setelah dilakukan pemeriksaan Keimigrasian, 130 orang deportan diserahkan kepada Dinas Sosial Pemprov Kepri dan untuk dibawa ke RPTC Tanjungpiang,” tutup Daniel. (MBA)