Gubernur Minta Sokongan Keamanan Kepri

suryakepri.com/ist

SURYAKEPRI.COM – Gubernur H Nurdin Basirun berharap sokongan penuh dari jajaran Kodam I Bukit Barisan dalam pengamanan kawasan Kepulauan Riau. Sebagai daerah perbatasan dengan banyak negara, Kepri cukup rawan karena pintu masuknya banyak yang “kosong”.

“Peran TNI Polri dan kerja sama dengan masyarakat sangat kita penting dalam menjaga keamanan Kepri. Kami selalu yakin TNI Polri selalu memberi perhatian lebih sehingga Kepri selalu aman dan damai,” kata Gubernur Nurdin usai menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari Mayjen TNI Lodewyk Pusung kepada penggantinya Mayjen TNI Cucu Somantri di Mako Kodam I/BB Medan, Kamis (9/3).

Dalam kesempatan itu, Nurdin mewakili gubernur dari Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Riau mendapatkan kehormatan memasangkan baju kebesaran adat Melayu kepada  Mayjen TNI Cucu Somantri. Pemasangan ini sebagai ungkapan selamat datang di Bumi Melayu. Yang mana Kodam I/BB membawahi Provinsi Kepri bersama tiga Provinsi lainnya yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Riau.

Secara pribadi, Nurdin mengatakam  sangat akrab dengan Mayjen Lodewyk. Kebersamaan yang terjalin, tidak akan terputus meskipun Lodewyk kini mengembang tugas sebagai Asisten Operasi Panglima TNI.

Selain soal keamanan, menurut Nurdin, Lodewyk juga selalu memikirkan tentang ketahanan pangan di Kepri. Tak heran kalau Lodewyk juga memberi ide soal pembukaan sawah baru di Kabupaten Lingga. “Tentu ini kebersamaan yang sudah ditorehkan, ” kenang Nurdin.

Masih ada juga kebersamaan bersama Lodewyk saat kunjungan kerja ke Natuna Kepri. Saat itu selesai acara kunjungan Presiden RI ke Natuna Pangdam harus balik ke Batam. Sambil bercanda kata Nurdin dia tantang untuk naik kapal aja. Karena hari itu tidak ada penerbangan ke Batam.

“Sambil berseloroh saya pastikan jendral tak kuat, karena yang dihadapi pelaut ulung,” canda Nurdin menceritakan.

Menurut Nurdin dia mempelajari filosofi  TNI dan Polri tentang kedisiplinan yang dimiliki dua istitusi tersebut.  “Saya banyak belajar dari itu. Makanya saya tiba-tiba bisa hadir di acara sertijab ini,” jelas Nurdin menceritakan kehadirannya yang tidak sempat diketahui banyak hadirin yang datang di acara sertijab.