Saturday, March 2, 2024
HomeKEPRILinggaPacu Investasi dan Infrastruktur untuk Pertumbuhan dan Pemerataan

Pacu Investasi dan Infrastruktur untuk Pertumbuhan dan Pemerataan

spot_img

SURYAKEPRI.COM – Sekretaris Daerah Provinsi H TS Arif Fadillah berharap keseriusan pemerintah pusat dalam mendukung kegiatan strategis nasional di Kepri diikuti dengan keseriusan kucuran dana. Saat ini  ada tiga proyek strategis nasional dan 71 kegiatan strategis nasional di Kepri yang dalam RPJMN 2015-2019.

“Apa yang sudah diprogramkan bisa diimplementasikan,” kata Arif usai menghadiri  Rapat Persiapan Rapat Terbatas (Pra-Ratas) yang digelar oleh Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Rabu (22/3).

Menurut Arif pihaknya memang terus memacu pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Kepri. Dukungan APBN sangat diperlukan. Infrastruktur yang mendukung, akan memicu meningkatnya investasi.

“Jalur perhubungan memang jadi prioritas. Komitmen pemerintah sudah ke arah itu. Cuma kucuran dananya, kecil dan menetes,” kata Arif.

Menurut Arif, Kepri merupakan daerah yang memiliki letak yang strategis. Banyak potensi yang bisa dibangun dan dikembangkan. Sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah sangat dibutuhkan. Untuk Kepri sendiri terdapat 3 Proyek yang terdaftar pada lampiran Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional antara lain; 1. Proyek Pembangunan Infrastrukur Jalan Tol {Jalan Tol Batu Ampar-Muka Kuning-Bandara Hang Nadim (25 km)} kemudian 2. Proyek Pembangunan Kilang Minyak {Upgrading kilang-kilang eksisting (RDMP)} lalu 3. Proyek Bendungan {Bendungan Muara Sei Gong}.

Selain program strategis nasional (PSN), Arif juga menjelaskan terkait konsep dualtrack pembangunan Kepri  yakni BBK (Batam Bintan Karimun)  dan NAL (Natuna Anambas Lingga). Semuanya dengan konsep pembangunan berbasis potensi kawasan masing-masing. Untuk itu perlu dukungan infrastruktur yang memadai guna mengembangkan kawasan tersebut menjadi kawasan yang maju dan berdaya saing tinggi

Rapat itu dipimpin Deputi Bidang Kemaritiman Sekretariat Kabinet Satya Bhakti Parikesit. Sejumlah Kementerian Lembaga ikut hadir dalam pertemuan itu.

Dari Kepri, hadir Asisten Administrasi Umum Muhammad Hasbi, Kepala Bappeda Naharuddin, Kadis Perhubungan Kolonel Jumhur Ismail, Karo Humas Protokol dan Penghubung Nilwan dan Karo Administrasi Pembangunan Aries Fariandi.

Dalam kesempatan itu Naharuddin menambahkan, pembangunan perhubungan di Kepri tidak hanya untuk konektiviti. Tapi ada pendekatan keamanan untuk keutuhan NKRI. Kawasan utara Kepri, tepatnya Natuna dan Anambas berbatasan langsung dengan sejumlah  negara.

Satya Bhakti menyampaikan ada kriteria yang nantinya disampaikan saat Ratas. Kriteria itu antara lain meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi tingkat kemiskinan, mengurangi tingkat ketimpangan dan menunjang sektor unggulan. Di samping itu juga dilaporkan perkembangan terkait Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)  pelaksanaannya daerah.(ria)

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER