Gubernur Tinjau Pengembangan Dermaga Pelantar II 

Nurdin Basirun meninjau proyek pengembangan Dermaga Pelantar II Tanjungpinang, Kamis (3/8). suryakepri.com/ist
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.
SURYAKEPRI.COM – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun meninjau proyek pengembangan Dermaga Pelantar II Tanjungpinang, Kamis (3/8). Dalam peninjauan ini Gubernur didampingi Kadishub Kepri Jamhur Ismail, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Naharuddin dan Karo Pembangunan Aties Fhariandi.
Kepada wartawan, Gubernur memastikan jika proyek pengembangan pelantar II ini akan rampung di tahun 2018 dengan penambahan panjang pelabuhan menjadi 200 meter dan lebar 15 meter. Mulai pengerjaannya sendiri dilakukan tahun ini menggunakan anggaran APBDP.
“Sekarang ini pelabuhan pelantar II ini sangat sempit. Makanya kita kembangkan biar lebih representatif dan bisa digunakan oleh masyarakat dengan maksimal. Insya Allah kita mulai kerjakan tahun ini, dan tahun 2018 sudah bisa berfungai. Kita kerjakan bertahap agar tidak mengganggu aktivitas bongkar muat barang disini selama pengerjaan,” kata Gubernur.
Adapun untuk jangka panjang, lanjut Nurdin, Dermaga Pelantar II nantinya akan di koneksikan dengan Dermaga Pelantar I. Sehingga ada akses masuk dan keluar kendaraan secara terpisah, agar tidak terjadi kemacetan dan menumpuknya kendaraan.
“Menghubungkan pelantar I dan II ini jangka panjanglah. Yang penting saat ini kita fokus di pengembangan pelantar II ini dulu untuk kepentingan masyarakat,” katanya.
Yang jelas, kata Gubernur tujuan pembangunan pelantar II ini adalah untuk memperlancar arus barang, meningkatkan perekonomian
dan menekan inflasi kota Tanjungpinang khususnya dan Provinsi Kepri umumnya.
“Dari zaman saya muda sampai sekarang beginilah pelantar II ini. Dulu saya masih pakai sampan disini,” kenang Nurdin.
Sementara itu kepala Dinas Perhububgan Kepri Jamhur Ismail didampingi Kabid Kepelabuhanan Azis Kasim Djou pada  menjelaskan, di tahun ini pengerjaan baru seluas 201 meter persegi dengan total anggaran sekitar Rp5 miliar. Sementara sisanya dikerjakan tahun depan dengan total anggaran sekitar Rp20 miliar.
“Gubernur mengembangkan ini tak lain untuk kepentingan masyarakat. Penduduk Tanjungpinang ini makin lama makin ramai. Makanya pelabuhan ini perlu untuk dikembangkan. Dan total proyek ini sampai 2018 yang akan dikembangkan adalah 200 x 15 meter persegi. Dan langsung bisa beroperasi tahun 2018 itu,” jelas Jamhur. (*/ria)
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.