Gubernur Kepri MoU Mall Pelayanan Publik 

Gubernur Kepri Nurdin Basirun menandatangani MoU antara Pemprov Kepri, Pemko Batam, BP Batam. suryakepri.com/ist
SURYAKEPRI.COM – Keinginan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB) Asman Abnur  akhirnya terwujud. Pada Kamis (30/8) bertempat di Mapolda Kepri  Menpan- RB menyaksikan  penandatanganan Nota Kesepahaman  (MOU) antara  Pemprov Kepri, Pemko Batam, BP Batam sebagai langkah awal untuk memulai sebuah terobosan baru yang dinamakan Mal Pelayanan Publik.
Mal Pelayanan Publik adalah pelayanan satu pintu  dimana masyarakat nantinya hanya perlu mendatangi satu tempat untuk mengurus seluruh pelayanan perizinan. Ada tiga daerah yang dijadiman Menpan-RB sebagai percontohan, yakni Batam, DKI Jakarta, dan Surabaya. Tahun 2019 nanti akan disusul 19 daerah lainnya. Untuk Kepri Mal Pelayanan Publik bertempat di Gedung Sumatera Promotion Centre (SPC) Batam Center.
“Penandatangan ini berarti sebagai tanda dimulainya aktifitas Mal Pelayanan Publik di Batam. November 2017 nanti Mal ini akan diresmikan oleh Presiden RI. Bapak Presiden sudah bersedia. Maka itu saya minta kepada Pemprov, Pemko, BP.Batam, berhentilah memperdebatkan perbedaan. Mari kita menyatukan kekuatan agar tingkat pelayanan publik ini sempurna dan investasi masuk lagi,” tegas Asman Abnur dengan penuh optimis.
Asman menegaskan, selain pembenahan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN), target utama Menpan -RB adalah seluruh  bentuk Pelayanan Publik nantinya harus selesai dalam hitungan jam. Tidak lagi hitungan hari apalagi bulan.
Gubernur Kepri Nurdin Basirun merasa optimis dengan terobosan baru dari Menpan-RB ini. Apalagi Kepri dipilih menjadi daerah percontohan yang akan dibimbing langsung oleh Menpan. Mal ini juga menjadi nafas baru bagi Kepri dalam mendongkrak investasi.
“Saya sangat optimis Mal Pelayanan Publik ini bisa kembali menggairahkan investasi di Kepri. Setiap berbicara di depan masyarakat saya selalu sampai bahwa jangan takut dengan situasi sulit yang kita alami. Karena disetiap kesulitan itu pasti ada terobosan baru. Mal inilah salah satunya,” ujar Nurdin tenang.
Nurdin mengatakan Provinsi Kepri sudah memiliki berbagai kelebihan yang tiada duanya. Tak dimiliki oleh daerah lain.  “Semoga dengan keseriusan kita bersama dengan menyepakati nota kesepahaman tadi, investasi di Kepri kembali bergairah,” katanya sembari menyebutkan akan mendorong para Kepala OPD dan ASN Kepri untuk mempersiapkan diri dengan menguasai IT dan kerja yang terukur.
Pada kesempatan itu juga dilakukan Launching Serta Peninjauan Aplikasi Pelayanan Publik Polda Kepri dan Peresmian Ruang Assessment. Layanan tersebut dibuat Polda Kepri untuk ikut serta menyukseskan Mal Pelayanan Publik.
Kepala Kepolisian Polda Kepri Irjend.Pol Sam Budigustian mengatakan saat ini jajaran Polda Kepri telah membuat seluruh layanan publik berbasis IT dengan menggunakan android.
Turut hadir pada saat itu Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Fachri,  Walikota Batam H.M Rudi, Kepala BP Batam Hartanto, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kepri Reizal Eka Putra, Kepala OJK (Otoritas Jasa Keuangan)Kepri Huzeirsyah,  Bupati/Walikota se-Kepri,  Kepala OPD Provinsi dan Kota Batam. (*/ria)
SHARE
Previous articleNoorlizah Nurdin Tinjau Pelatihan Tagana Muda
Next articleSekda Arif Minta Singapura Terus Berinvestasi