Ketika Gubernur Menunggu Asam Pedas Pulau Sembur

Gubernur Kepri Nurdin Basirun bercengkrama dengan anal-anak. suryakepri.com/ist
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.
SURYAKEPRI.COM – Salat Maghrib usai. Beberapa jemaah sudah mulai memasang sepatu untuk menuju pelabuhan. Gubernur H Nurdin Basirun tampak masih melanjutkan salat sunat sesudah Maghrib.
Usai salat, seorang tokoh masyarkat Pulau Sembur, Kecamatan Galang, Kota Batam, mendekati Gubernur menawarkan makan malam bersama. Gubernur tampak setuju tapi Gubernur diminta menunggu.
Sambil menunggu, Nurdin tampak bercengkrama dengan anak-anak, bersenda dan memberi nasihat.  Di tengah Nurdin bersenda dan memberi nasihat dengan anak-anak, terdengar suara seorang ibu dengan telepon genggam di kupingnya. Ada semacam instruksi dari sang ibu. “Antar aja nasi dulu. Tanda jadi,” kata perempuan itu disambut senyum teman-teman di sekitarnya.
Perempuan itu tampak risau. Karena udah hampir 20 menit makanan belum datang. Dia ingin memastikan bahwa makan bersama itu jadi. Dengan datangnya nasi putih, ingin mempertegas bahwa makan bersama itu benar jadi.
Padahal, Gubernur masih asik bercengkerama dengan anak-anak Pulau Sembur di teras Masjid Al Ikhlas itu. Nurdin ke Pulau Sembur sempenan membuka turnamen bola di sana pada Jumat (15/9) petang itu.
Tak lama berselang, makan datang. Hanya asam pedas dan gongong rebus. Makanan yang datang bukan asam pedas yang dimasukkan ke mangkok, tapi dengan kuali-kualinya langsung dibawa.
Dua kuali asam pedas sampai ke teras masjid. Tak jauh dari Nurdin duduk bersama anak-anak. Barulah dipindahkan ke mangkok untuk dihidangkan ke Gubernur dan rombongan. Nurdin dan rombongan tampak menikmati sajian masyarakat Pulau Sembur. Tampak Camat Galang Amri Amis, Kapolsek Galang Heri Sujati menemani Gubernur.  “Baru tau dia sedap daun selasih dan serai Pulau Sembur,” kata seorang ibu mengomentari hirupan asam pedas itu.
Nurdin sepertinya memang penyuka makan di pulau-pulau. Berkali-kali saat berkunjung ke luar Tanjungpinang, Nurdin selalu singgah untuk makan. Tanjungkelit, Kabupaten Lingga menjadi salah satu tempat yang disinggahi Gubernur. Di Karimun misalnya, asam pedas ikan lome selalu menjadi penggugah selera. Kadang jamuan untuk tamu pun sering disajikan asam pedas ikan lome.
Pekan lalu, saat meresmikan kuliah perdana Diploma 1 Pertanian dan Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB) di Dabo, Kabupaten Lingga, Nurdin seakan merindukan ikan tamban masak asam. Kecepatan kapal dengan 34 knot, membuat guncangan sehingga Nurdin harus singgah makan sebentar. Makan siang sekitar pukul 15.30 dilaksanakan di sebuah rumah makan di Pelabuhan Jagoh, Dabo.(*/ria)
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.