Hj Noorlizah Nurdin Ajak Cegah Kanker Sejak Dini

Hj Noolizah dan peserta sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian/Deteksi Dini Kanker Mulut Rahim dan Kanker Payudara Melalui Tes IVA dan SADANIS di Aula Mitra Mall, Batuaji Kota Batam, Sabtu (25/11). suryakepri.com/ist
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Ketua LKKS Kepri Hj Noorlizah Nurdin Basirun mengajak kaum perempuan untuk melakukan upaya pencegahan penyakit kanker. Upaya utamanya adalah dengan  mencegah masyarakat terpapar dari resiko kanker dan pencegahan dini dengan pemeriksaan.

“Harapannya kepada seluruh ibu-ibu kader posyandu untuk tidak perlu takut dan malu dengan pemeriksaan ini sehingga tercegah dari kanker,” kata Noolizah saat sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian/Deteksi Dini Kanker Mulut Rahim dan Kanker Payudara Melalui Tes IVA dan SADANIS di Aula Mitra Mall, Batuaji Kota Batam, Sabtu (25/11).

Tampak hadir pada kesempatan itu anggota DPRD Kepri Irwansyah, Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana, Kepala Dinas Sosial Kepri Doli Boniara dan Ketua Forum Komunikasi Kader (FKK) Posyandu Kecamatan Sagulung Mardiana. Sementara untuk pengehatuan masalah kanker disampaikan dr. Indra Hidayat Siregar, seorang Konsultan Bedah Onkologi Khusus Kanker.

Kegiatan ini juga bekerjasama dengan Yayasan Kanker Indonesia Kepri, Female Cancer Program Batam, Dinas Kesehatan Kepri dan Dinas Kesehatan Kota Batam. Pencegahan dan pengendalian/deteksi dini pada ibu-ibu kader Posyandu dan masyarakat aktif di Posyandu wilayah Batuaji dan Sagulung berjumlah sekitar 300 orang. Di Kecamatan Batuaji terdapat 58 Posyandu yang baru selesai dibangun dan direhab.

Noorlizah menambahkan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk memberitahukan kepada ibu-ibu kader posyandu bahwa betapa pentingnya pemeriksaan IVA dan SADANIS sejak dini. Hal ini berguna untuk mengetahui adanya gejalan kanker mulut rahim maupun kanker payudara.

Noorlizah juga memakarkan data WHO bahwa penyakit Kanker merupakan penyebab kematian nomor 2 terbanyak di dunia. Sementara di Indonesia setiap 1 jam seorang wanita meninggal dunia karena kanker serviks.

Data terakhir yang dihimpun oleh Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Kepri dari hasil scaning IVA dan SADANIS untuk usia 30-50 tahun pada bulan September 2017 diperiksa 14.610 orang dan ditemukan Lesi Prakanker sebanyak 198 orang, pada bulan Oktober 2017 diperiksa 1.639 orang dilakukan pemeriksaan dan terdeteksi IVA positif 12 orang serta tes SADANIS ada 15 orang terdapat benjolan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.