Mudik Lebaran 2019 di Kepri Dilayani 3 Unit Kapal Pelni dan 10 Kapal Feri

Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat membuka Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Prov. Kepri Tahun 2019 di Kantor Gubernur Rupatama Lantai 4 Pulau Dompak, Tanjungpinang, Jum'at(17/5).

SURYAKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun meminta aparat yang bertugas dalam pelaksanaan mudik lebaran mencari model atau identitas pelayanan terbaru yang sesuai, terutama saat mengalami kendala bagi pemudik. Diantaranya dengan memberi pelayanan yang baik dan desikasi yang tinggi bagi petugas di lapangan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan maksimal bagi para pemudik.

“Pelayanan ini masalah mendasar, petugas hadir harus mengerti dan senantiasa memahami dilapangan dan jangan sampai arus mudik menjadi terganggu kenyamanan. Jadikan tugas ini sebagai pelayanan prima dan niat untuk membantu masyarakat,” ucap Nurdin saat membuka Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Prov. Kepri Tahun 2019 di Kantor Gubernur Rupatama Lantai 4 Pulau Dompak, Tanjungpinang, Jum’at(17/5).

Menurut Nurdin, berdasarkan hasil pengalaman yang sudah-sudah, dengan kebersamaan dalam kekompakan petugas banyak pemudik yang merasa senang dan berterimakasih karena di saat terjadinya kemacetan, penumpang berdesakan dan kesehatan, petugas lah yang menjadi ujung tombak dalam memberikan bantuan bagi para pemudik.

“Ternyata, tidak ada masalah bila pelayananan baik yang dijalankan petugas dalam keselamatan dan melayani dengan ramah yang baik. Jadi pemudik merasa tidak dalam kecemasan atau pun ketakutan,” lanjutnya.

Nurdin pun meminta pada Stekholder untuk memberikan yang terbaik ditanggung jawabnya masing-masing. Karena ini menjadi bagian dari konsep pemerintahan dimana negara hadir di tengah-tengah masyarakat, salah satunya melalui pelayanan masyarakat.

“Ini kesempatan baik untuk membantu masyarakat karena setiap daerah punya kearifan setempat, jadikan koordinasi ini menjadi perhatian kita bersama demi keamanan masyarakat. Karena perkiraan cuaca extrem menjadi atensi kita bersama,” tambah Nurdin.

Nurdin juga menghimbau untuk rutin melakukan cek kondisi-kondisi fasilitas layak atau tidak layaknya bagi pemudik. Kemudian, bagi pengusaha angkutan agar melakukan pengecekan kondisi armadanya, ini dilakukan sebagai bagian dari memberikan pelayanan dan kepastian bagi penumpang. Selain itu, Nurdin berharap unsur pengusaha memberikan dukungan dan bantuan dalam pelaksanaan mudik tahun ini.

“Kepada para petugas agar teliti terhadap penggunaan pelabuhan, jalan, armada angkutan dan aset-aset lainnya yang akan diguna oleh calon penumpang nantinya, agar tidak ada terjadi yang tidak diinginkan. Begitu juga bagi para pengusaha agar mau bekerja sama dalam membantu pelayanan ini yang terbaik,” tutup Nurdin.