Thursday, July 25, 2024
HomeBatamAbu Jenazah Veronica Korban Begal Batam Dibawa ke Bandung

Abu Jenazah Veronica Korban Begal Batam Dibawa ke Bandung

spot_img

SURYAKEPRI.COM – Abu jenazah Veronica Ira Trisusanti (48), korban begal di jalan turunan Hotel Vista, Baloi, Rabu lalu yang dikramasi di Krematorium Yayasan Halim Batam Sambau Nongsa, Batam, dibawa ke kampung halamannya di Bandung.

Jenazah Veronica, Senin (20/5) sekitar pukul 16.30 WIB dikramasi setelah dilakukan misa pelepasan secara Katolik yang dipimpin. Pastor RD Chrisanctus Paschalis Saturnus. Ibadah pelepasan berlangsung dalam suasana haru dihadiri suami korban, Lucky Chui dan tiga anaknya.

 

Isak tangis Chui dan tiga anaknya yang ditinggal Veronica membuat mereka yang hadir tidak mampu meredam isak. Apalagi saat jenazah hendak dimasukkan ke dalam liang kramasi, Chui dan tiga anaknya menaburkan kembang diatas peti jenazah dan berangkutan menangis.

Kematian Veronica yang menghebohkan Batam ini terjadi saat Veronica atau yang akrab disapa Ira dan suami, Chui, warga Perumahan Orchid Park Batam, joging di jalan depan Hotel Vista, Baloi. Pasangan ini ditodong dua orang tak dikenal yang datang berboncengan sepeda motor.

Dikutip dari media lokal di Batam, karena sangat ketakutan, keduanya berjalan mundur dan Veronica terpeleset dan jatuh ke dalam tebing yang curam sehingga kepalanya membentur tebing cor. Korban sempat dilarikan ke RS Awal Bros, namun akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis (16/5) pagi.

Hendra Asman, anggota DPRD Kota Batam sekaligus perwakilan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) Kota Batam, minta pihak kepolisian dapat segera menangkap para pelaku begal. “Ini sangat meresahkan, dan saya mendorong pihak kepolisian agar permasalahan ini bisa terungkap,” tegasnya.

Hendra juga mengajak pemerintah Kota Batam agar dapat memasang beberapa CCTV di tiap ruas jalan yang dianggap sebagai titik rawan. Baginya, dengan memperbanyak pemasangan CCTV di tiap titik rawan, dapat memudahkan pihak kepolisian untuk mengembangkan serta mengungkap proses penyelidikan suatu kasus.

“Bukan hanya CCTV, seharusnya pemasangan lampu jalan juga harus dilakukan. Ini demi kemudahan di lapangan,” papar Hendra lagi.

Hendra mengatakan turut berduka cita atas meninggalnya Veronica. Baginya, kejadian yang dialami Veronica menjadi pembelajaran seluruh masyarakat Kota Batam. “Imbauan ke masyarakat tentunya kedepan harus lebih hati-hati lagi. Ya kejadian ini pembelajaran bagi kita bersama,” tutupnya.

Hingga, Senin kemarin. kepolisian belum mampu menangkap pelaku begal meski informasinya identitas pelaku telah diketahui. “Masih dalam tahap lidik,” tulis Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja Kota Batam, Iptu Awal Sya’ban, kemarin.

Sebelumnya, Kapolsek Lubuk Baja Kota Batam, Kompol Yunita Stevani, mengatakan telah berhasil mengantongi identitas para pelaku begal. Namun, demi kepentingan penyelidikan, dirinya tidak ingin menyebutkan secara rinci perihal identitas para pelaku.(*)

Sumber : Berbagai sumber

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER