Jokowi Fokus Ambil Alih Ruang Kendali Udara di Langit Kepri dari Singapura

Presiden Joko Widodo (kanan) menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/7/2019). Pertemuan tersebut membahas peningkatan kerja sama Indonesia - Singapura serta persiapan pertemuan tahunan pemimpin kedua negara.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM, JAKARTA – Ruang udara di sejumlah wilayah di Indonesia yaitu Batam, Tanjung Pinang, Kepulauan Karimun, dan Kepulauan Natuna, selama ini dikelola Singapura dan Malaysia.

Itu berdasarkan keputusan yang dibuat dalam konvensi Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) pada 1946 dan 1973.

Pada saat itu, wilayah-wilayah itu dipercayakan kepada Singapura dan Malaysia karena Indonesia yang baru merdeka pada 1945 belum memiliki kapabilitas untuk itu.
Kini masalah itu menjadi perhatian Presiden Joko Widodo.

Baca: Menteri Susi dan Isdianto Buka Festival Padang Melang Anambas

Baca: Tahapan Pilkada Serentak 2020: Dimulai Oktober, Waktu Kampanye Dipersingkat

Baca: PT Pegatron Technology Indonesia Mulai Rekrut Karyawan. Ini yang Dibutuhkan

Hal itu pula menjadi salah satu materi yang dibicarakan, saat menerima Menteri Luar Negeri Singapura, Dr Vivian Balakhrisnan, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/07/2019).

Balakhrisnan ke Istana Bogor didampingi Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar, Direktur Jenderal Asia Tenggara I Kementerian Luar Negeri Singapura, Ian Mak, dan Asisten Direktur untuk Indonesia Kementerian Luar Negeri Singapura, Nicholas Koh.

Sedangkan Jokowi didampingi Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi. Ia menerima delegasi Singapura ini di ruang kerja presiden, di Istana Bogor, pada pukul 10.00 WIB.

Jokowi mengucapkan selamat datang di Bogor kepada Balakrishnan dan delegasinya saat memasuki ruangan sambil mempersilakan duduk.

Ia juga mengatakan, Indonesia dan Singapura akan terus meningkatkan kerja sama.

Dalam pemberitaan ANTARA, Balakrishnan dan Marsudi akan membahas berbagai isu, di antaranya terkait pembahasan ambil alih ruang kendali udara penerbangan (flight information region/FIR) di wilayah Kepulauan Riau dan perairan Natuna.

Marsudi usai bertemu dengan Balakhrisnan di Jakarta, Selasa (16/7), menyebut, negosiasi kedua negara terkait FIR sudah semakin maju ke pembicaraan teknis.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.