Terkait Kasus OTT Nurdin Basirun, Pengusaha Terkenal di Batam Dipanggil ke Mapolresta

Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat tiba di kantor KPK setelah diterbangkan dari Tanjungpinang, Kamis. (foto/ist)
Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat tiba di kantor KPK setelah diterbangkan dari Tanjungpinang, Kamis. (foto/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM, BATAM – Pemanggilan sejumlah pihak terkait penggeledahan yang dilakukan oleh KPK di Kepulauan Riau dilakukan Rabu (24/07/2019) siang ini.

Diperoleh informasi, selain Kokc Meng, ada pengusaha lain yang ikut dimintai keterangan di Mapolres Barelang.

Sumber terpercaya menginformasikan, selain Kock Meng, pengusaha terkenal di Batam JKA, termasuk yang diperiksa Rabu in

Baca: Setelah Sisir Kepri, KPK Kumpulkan Kepala Dinas di Polresta Barelang Rabu Pagi

Baca: Petugas KPK Angkut Satu Koper dan Tas Ransel dari Rumah Nurdin

“Mengenai peran dan posisinya dalam kasus ini belum diketahui pasti. Tapi dia ikut diminta datang ke Mapolres,” ujar seorang sumber Suryakepri.com.

Hingga Rabu siang pengamanan di Mapolresta Barelang cukup ketat. Sementara awak media juga telah ramai untuk meliput pemanggilan sejumlah kepala dinas maupun pengusaha tersebut.

Sehari sebelumnya, KPK telah menyisir 9 tempat di Kepri, baik di Batam, Tanjungpinang maupun Karimun.

Bahkan KPK menggeledah sejumlah kantor dinas untuk menelisik dokumen-dokumen terkait kasus yang menjerat Gubernur Kepri non aktif Nurdin Basirun.

Nurdin ditangkap KPK beserta Edy Sofyan Kepala Dinas KKP, Budi Hartono Kabid Perikanan Tangkap di KKP, serta seorang dari pihak swasta bernama Abu Bakar.

Penggeledahan sejumlah tempat di Kepulauan Riau (Kepri) terkait penangkapan Gubernur Kepri non aktif Nurdin Basirun gayung bersambut.

Pada Rabu (24/07/2019) pagi, setidaknya empat kepala Dinas di Lingkungan Pemprov Kepri dan tiga pengusaha akan dimintai keterangan oleh petugas KPK.(ton)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.