Bakamla RI Sergap Kapal Bermuatan 70 Ton Solar Ilegal di Rempang

Bakamla RI menyergap kapal bermuatan BBM sekitar 70 ton di Rempang, Senin (28/7). (suryakepri/ist)
Bakamla RI menyergap kapal bermuatan BBM sekitar 70 ton di Rempang, Senin (28/7). (suryakepri/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM, BATAM – Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakamla RI) atau Indonesian Coast Guard (IDNCG) menyergap sebuah kapal yang mengangkut BBM jenis solar sebanyak 70 ton diduga ilegal.

Aparat yang berpatroli menggunakan KN Belut Laut dan Maritime Security Response Team (MSRT) menangkap kapal memuat puluhan ton BBM yang diduga ilegal itu, di Perairan Pulau Rempang, Kepri, Senin (29/7/2019).

Kasubbag Humas Bakamla RI, Letkol Bakamla Mardiono, dalam keterangannya, Selasa (30/07/2019) mengungkapkan, kapal kayu itu diidentifikasi milik WNI berinisial R.

Baca: Korupsi, PNS di Karimun Menangis saat Terima SK Pemberhentian

Baca: Terungkap Kronologi Kapal Pecah; ABK Sempat Berjibaku Menguras Air

Baca: Semarak Halal Bihalal Paguyuban Warga Brebes Batam di Pantai Ocarina

Kapal diamankan Bakamla RI/IDNCG dalam operasi pengamanan laut yang rutin digelar sepanjang tahun.

Dijelaskan, kejadian bermula saat KN Belut Laut yang dikomandani oleh Letkol Bakamla Heni Mulyono, S.T. mendeteksi adanya sebuah kapal kayu yang merubah haluan kapal di Selat Combol, Perairan Pulau Rempang.

“Kondisi kedalaman sekitar yang dangkal mendorong dilakukannya pengejaran dengan menggunakan sea rader,” katanya.

Setelah kapal berhasil dicegat, dilakukanlah pemeriksaan, yang berlangsung sekira pukul 16.00 WIB, Senin (29/7).

Setelah dicek diketahui adanya muatan BBM solar tidak kurang dari 70 ton, yang diduga ilegal.

Kemudian, kapal beserta muatan ditarik dan ditenderkan di samping KN Belut Laut untuk diperiksa lebih lanjut.

Hingga Selasa kapal beserta muatan sudah sandar di Pangkalan Bakamla RI Barelang, guna proses penyelidikan lebih lanjut.(prk)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.