Bea Cukai Karimun Ronda Malam Tangkap Miras Ilegal Senilai Rp 48,6 Juta

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun, Cahyo Krisnanto (kiri) menunjukkan barang bukti hasil penindakan semester I tahun 2019, Selasa (30/7/2019).
Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun, Cahyo Krisnanto (kiri) menunjukkan barang bukti hasil penindakan semester I tahun 2019, Selasa (30/7/2019).(suryakepri.com/yahya)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM, KARIMUN – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minum keras (miras) ilegal eks impor senilai Rp 48.600.000.

Miras tersebut diangkut menggunakan Kapal Motor (KM) Muda Jaya.

Miras yang ditangkap dan disita sebanyak 2.400 kaleng golongan merek A, 180 botol golongan C dan 425 Colly barang campuran lainnya.

Baca: Viral Video Pria Makan Kucing Hidup-hidup; Adakah Pasal Pidana untuk Abang Gerandong?

Baca: Pasti Ibu Kota Pindah ke Kalimantan, Disiapkan Lahan 40.000 Hektare

Baca: Sekdaprov Jabar Iwa Karniwa Tersandung Jatah Rp 1 Miliar dari Proyek Meikarta

Miras ilegal tersebut ditegah di sekitar perairan Pulau Degong, Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, 29 Juni 2019 sekitar pukul 14.20 WIB.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun, Cahyo Krisnanto mengatakan, penegahan tersebut berawal dari tim patroli kapal BC 15034 melakukan ronda malam.

Kemudian dari arah timur, melintas sebuah speedboat dengan kecepatan rendah.

Kapal BC 15034 langsung merapat ke speedboat yang kemudian diketahui bernama KM Muda Jaya.

KM Muda Jaya dinakhodai seorang pria berinisial MS.

Menurut keterangan MS, kapal tersebut bertolak dari Batam menuju Pulau Kundur.

“Saat itu seorang ABK berinisial M mengatakan, kapal tersebut memuat barang kena cukai Mengandung Etil Alkohol atau MMEA,” kata Cahyo Krisnanto saat konferensi pers, Selasa (30/7/2019).

KM Muda Jaya kemudian ditarik ke dermaga KPPBC Karimun untuk dilakukan pencacahan dan pemeriksaan fisik oleh petugas.

Cahyo mengatakan, berdasarkan pelanggaran yang telah dilakukan tersebut diperkirakan nilai miras itu sekitar Rp 48,6 juta.

“Potensi kerugian negara sebesar Rp 17.082.000. MS diduga telah melanggar PP No 10 Tahun 2012,” kata Cahyo.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.