Kapal Dock di Shipyard Sampai Bisa Meledak, Ini Komentar Ketua DPRD Karimun

Tangkapan layar kapal roro terbakar saat di galangan di Karimun, Kepri, Rabu (31/07/2019). (suryakepri.com/yahya)
Tangkapan layar kapal roro terbakar saat di galangan di Karimun, Kepri, Rabu (31/07/2019). (suryakepri.com/yahya)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM, KARIMUN – Kasus kapal roro KMP Sembilang meledak di Karimun dan menewaskan tiga orang pekerja di galangan kapal PT Karimun Marine Shipyard, Rabu (31/7/2019) pagi memantik simpati dari sejumlah pihak.

Salah satunya dari Ketua DPRD Karimun, Muhammad Yusuf Sirat. Ia heran kapal yang sedang perbaikan di galangan, sampai terjadi ledakan.

Yusuf bahkan secara khusus menjenguk para korban saat dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat RS Bakti Timah Karimun.

Baca: Korban Tewas Kapal Roro Meledak di Karimun Bertambah Jadi Tiga Orang

Baca: Video Kapal Meledak di Karimun

Baca: Oknum Polisi Ngojek Online akhirnya Diberi Sanksi

Politisi Golkar itu datang usai rapat paripurna DPRD Karimun tentang pembahasan APBD Perubahan 2019.

Kepada Surya Kepri.com, Yusuf Sirat meminta kasus tersebut diusut tuntas.

Yusuf bahkan meminta semua pihak berkepentingan untuk tidak menganggap remeh kasus yang telah menelan korban jiwa sebanyak tiga orang pekerja.

“Kejadian ini tidak bisa lagi dianggap remeh. Kemarin juga terjadi kecelakaan kerja hampir sama di PT MOS (Multi Ocean Shipyard), satu orang korban juga meninggal dunia dan baru-baru ini dipulangkan ke Aceh,” kata Yusuf Sirat, Kamis (1/8/2019).

Yusuf juga berpesan kepada penyidik kepolisian untuk bekerja keras dan profesional.

Ia minta penyidik melakukan investigasi dan audit menyeluruh termasuk dalam hal sistem kerja.

“Ini bisa jadi pintu masuk bagi penyidik untuk melakukan investigasi dan audit menyeluruh. Ini baru sedikit perusahaan galangan kapal, bagaimana nanti kalau sudah banyak?” kata Yusuf Sirat.

Yusuf mengimbau kepada pengusaha khususnya industri galangan kapal untuk berkoordinasi dengan dinas tenaga kerja kabupaten.

“Dinas tenaga kerja kabupaten tidak bisa berbuat banyak karna pengawasan sekarang ada di provinsi, meski begitu, pihak perusahaan tetap lah berkoordinasi dengan dinas tenaga kerja kabupaten dalam hal peningkatan kinerja,” katanya.

Sementara itu Polres Karimun akan melakukan tes uji forensik dalam kasus kebakaran kapal roro KMP Sembilang milik PT ASDP Batam tersebut.

Polres Karimun sudah berkoordinasi dengan tim Laboratorium dan Forensik Mabes Polri cabang Medan.

“Rencananya hari ini mereka (Labfor) turun, sebagian ke lokasi kebakaran, sebagian lainnya identifikasi dua korban tewas yang belum diketahui identitasnya,” kata seorang narasumber SuryaKepri.com di internal Polres Karimun.

Sementara ini penyidik Polres Karimun baru selesai mengambil keterangan sejumlah saksi pekerja.

“Baru saksi pekerja yang dimintai keterangan,” katanya. (hay)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.