Hanya Caleg Banyak Duit yang Lolos di Pemilu 2019, Begini Sikap PDI-P

Diskusi jelang Kongres V PDI Perjuangan dengan tajuk Akankah PDI Perjuangan menang lagi di Pemilu 2024? di kantor DPP PDI Perjuangan Jalan Diponegoro No. 58, Menteng, Sabtu (3/8).(gesuri)

SURYAKEPRI.COM -Kelemahan sistem pemilihan legislatif yang digunakan selama ini mulai menuai kritik.

Bahkan dengan sistem proporsional terbuka murni, para calon legislatif (caleg) kaya yang lebih diuntungkan. Caleg berkualitas belum jaminan lolos meraih kursi.

Bagaimana sistem pemilihan umum ke depan?

PDI Perjuangan (PDI-P) menegaskan akan melakukan koreksi terhadap sistem pemilu proporsional terbuka murni.

Baca: Aria Bima Ungkap Puan Maharani dan Prananda Disiapkan Pimpin PDI-P Masa Depan

Baca: Tahapan Pilkada Serentak 2020: Dimulai Oktober, Waktu Kampanye Dipersingkat

Baca: Iwan Fals Merasakan Lemas Saat Gempa Bumi Banten

Sebab, sistem ini memicu tingginya biaya politik yang harus dikeluarkan para calon anggota legislatif (Caleg).

Para caleg harus mengeluarkan ongkos politik yang besar untuk dapat memenuhi ambang jumlah suara yang disyaratkan agar terpilih.