Pilwako Batam 2020
Ditanya Soal Pilwako Batam 2020, Sulistyana MT : Lihat-lihat Situasi

Pasangan calon walikota-wakil walikota Batam 2015 saat mendaftar di KPU. (dok/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Agenda Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Batam 2020 sudah di depan mata. Namun hingga kini konstelasi politik masih cair.

Sejumlah pihak sempat mencuatkan sosok-sosok jelang Pilwako Batam 2020, namun sebagian di antara tenggelam kembali.

Perbincangan politik lokal mulai mewarnai obrolan-obrolan di warung-warung kopi di Batam. Namun umumnya perbincangan masih sebatas menimang-nimang pasangan abstrak, karena belum ada sosok yang secara terbuka mendeklarasikan hendak maju.

Baca: Tahapan Pilkada Serentak 2020: Dimulai Oktober, Waktu Kampanye Dipersingkat

Baca: Aturan Mobil Listrik Disahkan, Pemerintah Siapkan Insentif : Apa Saja Kemudahannya?

Baca:REI Khusus Batam Berbenah, Cermati Perubahan Gaya Hidup Milenial Pilih Hunian

Seperti pantauan Suryakepri.com selama beberapa pekan terakhir dalam berbagai perbincangan publik, wacana yang dibahas belum sampai pada tahapan dukung mendukung.

Publik sebagian kembali menghangatkan kembali ingatan pada pilwako 2015 silam. Pada Pilwako Batam 2015, M Rudi yang merupakan incumbembent wakil walikota bersama Amsakar Achmad, bersaing sengit dengan pasangan Ria Saptarika – Sulistyana MT.

Berdasarkan data dalam penetapan KPU Batam, Rudi – Amsakar meraih 60 persen suara. Sementara Ria Saptarika yang berpasangan dengan Sulistyana yang notabene nama baru di dunia politik saat itu, meraih sekitar 40 persen.

Kini, Ria Saptarika yang kemudian maju dalam pemilihan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI pada pemilu 2019, kembali lolos ke Senayan sebagai wakil dari Kepri, dengan raihan suara tertinggi.

Ria Saptarika meraih 197.742 suara, mengungguli calon DPD lainnya, termasuk seleisih banyak dari runner up, Dharma Setiawan di urutan kedua yakni 105.370 suara.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.