Pekerja di Batam Takutkan Pengurangan Pesangon, Gelar Aksi di Depan Kantor Pemko

Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

“Kedatangan kami ke sini karena kami meminta agar Walikota Batam, dapat mengirimkan surat penolakan revisi ke Pemerintah Pusat”.

“Apabila hal ini tidak diindahkan, kami tidak bisa menjamin tidak akan adanya aksi lanjutan,” tegasnya.

Baca: Hasil Lengkap Liga Inggris: Liverpool, Manchester City, dan Tottenham Raih Hasil Positif

Baca: Romelu Lukaku Mengamuk: Langsung Cetak Empat Gol di Debut Bersama Inter Milan

Alfatoni melanjutkan, revisi UU ini dinilai bisa membahayakan kaum pekerja. Di antaranya terkait pasal pengurangan pesangon untuk masa kerja 9 tahun.

“Ini satu ide yang menurun. Seharusnya revisi menuju sebuah kemajuan, tapi ini justru mundur,” lanjutnya.

Ia menilai, ada upaya dari pengusaha untuk menekan pemerintah ke DPR RI, periode 2019-2024.

Apabila pesangon diubah, gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akan terjadi dimana-mana.

Revisi itu juga menyangkut kenaikan upah minimum pekerja.

Rencananya revisi UMK akan dilakukan setiap 2 tahun sekali.

“Revisi ini harus kita tolak,” kata Alfitoni.(dio)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.