Rapat Paripurna APBD P Tak Kuorum – Udin : Program Kami Dipotong Pemko, Sekarang Minta Stempel Pengesahan

Sekretaris Komisi IV DPRD Batam Udin P Sihaloho
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Tertunda-tundanya Rapat Paripurna Pengesahan Ranperda APBD Perubahan Kota Batam memunculkan komentar pro dan kontra.

Namun anggota DPRD Kota Batam menilai sikap “ogah-ogahan” anggota DPRD Batam karena alasan kecewa.

Sekretaris Komisi IV DPRD Batam Udin P Sihaloho menilai, tak hadirnya anggota DPRD dalam agenda rapat paripurna yang direncanakan pada Senin (12/08/2019) siang, merupakan bentuk protes terhadap Pemko Batam.

Baca: Paripurna Pengesahan APBD Perubahan Seret, Wali Kota Batam Geleng-geleng Kepala

Baca: Tertarik Diamond, Mona Terperdaya Penipu via Online : “Gambarnya Masih Loading kk…”

Menurut Udin, Pemko Batam hanya memanfaatkan DPRD sebagai stempel. Pemko Batam hanya meminta melegalkan program tetapi tidak semuanya dikerjakan.

“Banyak program pokoknya yang tidak selesai, jadi mereka jadikan kami stempel saja,” katanya.

Bahkan kata Udin, Selain itu banyak program DPRD yang usai dibahas kerap diamputasi atau dihilangkan Pemko Batam. Sehingga Kondisi itu yang menimbulkan ketidak puasan.

“Program DPRD dipotong oleh Pemko, sekarang pemko minta disahkan, jadi kita seperti stempel saja,” katanya lagi

Meskipun ditunda hingga malam hari, politikus Partai PDIP itu memperkirakan pada pelaksanaan paripurna malam nanti tetap tak Kuorum.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.