BMKG Jelaskan Fenomena Gempa Beruntun Terjadi dalam 10 Hari Terakhir

ilustrasi
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – Gempa bumi terjadi beruntun dalam beberapa hari terakhir.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun menjawab rasa penasaran masyarakat terkait potensi gempa bumi dengan magnitudo yang lebih besar, yang berpotensi terjadi di waktu mendatang.

Berdasarkan data, terdapat delapan gempa bumi di Busur Subduksi Sunda.

Itu mulai dari gempa di selatan Banten dengan kekuatan M 6,9 pada 2 Agustus 2019, hingga gempa di selatan Bali dan Banyuwangi dengan kekuatan M 4,9 pada 12 Agustus 2019.

Baca: Kadin Batam Akan Gugat Perka No 11 Tahun 2019: Nota Dirjen Bea Cukai Dinilai Serampangan

Baca: Dihadiri 11 Anggota Dewan, Pengesahan APBD P 2019 Kota Batam Ditunda hingga 21 Agustus

Baca: Gempa Bantul – Warga Yogyakarta di Batam : Adikku Berebut Keluar Malah Pintu Terkunci

Lantas, apakah aktivitas kegempaan ini merupakan gempa pendahuluan (foreshock) untuk gempa yang lebih besar.

“Tentu saja sangat sulit untuk menjawab pertanyaan semacam ini. Namun demikian, hasil monitoring BMKG memang menunjukkan adanya klaster yang mencolok terkait adanya peningkatan aktivitas seismik”.

“Yaitu: (1) Zona selatan Bali dan Banyuwangi, (2) Zona Cilacap dan Pangandaran, dan (3) Selat Sunda,” kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, seperti dikutip dari detikcom, Selasa (13/8/2019).

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.