Ternyata Jaringan Sindikat Narkoba Malaysia, Napi Lapas Tanjungpinang Terciduk

Satres Narkoba Polresta Barelang mengungkap penyelundupan sabu seberar 38,66 kg narkoba jenis sabu. Kapolresta Barelang Kombes Hengki memimpin ekspose, Selasa (13/8/2019).(suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Aksi sindikat narkoba internasional tak pernah jera menerobos Batam.

Terakhir kali, jajaran Satres Narkoba Polresta Barelang mengungkap penyelundupan sabu seberar 38,66 kg narkoba jenis sabu.

Dari pengungkapan pertama, akhirnya polisi mengusut keterlibatan pihak lain. Didapati, dari empat tersangka yang dicokok, diketahui narapidana di Lapas Tanjungpinang.

Baca: Nunung Jual Rumah Gara-gara Ketangkap, Ini Klarifikasi Keluarga

Baca: Jogoboyo Berkurban 2 Ekor Sapi, 300 Paket Dibagikan kepada Kaum Dhuafa

Pengungkapan penyelundupan sabu dari Malaysia itu dilakukan ekspose oleh Kapolres Barelang Kombes Hengki, Selasa (13/08/2019).

Dalam pengungkapan jaringan internasional ini, Satresnarkoba Polresta Barelang mengungkap penyelundupan narkoba melalui jalur laut.

Polisi mencegat sebuah kapal yang memasuki wilayah Batam dari Malaysia, beberapa hari lalu.

Setelah digeledah, petugas mengamankan barang bukti sabu sebrat 38,66 kg narkotika jenis Sabu.

Kapolresta Barelang dalam ekspose perkara, Selasa (13/8/2019) siang menegaskan barang tersebut datang dari Malaysia.

“Dari Malaysia dengan menggunakan kapal laut, saat di perairan Batam, langsung kita amankan,” sebut Kombes Hengki yang tidak lama lagi bakal pindah tugas itu.

Menurut Hengki, selain barang bukti sabu polisi juga mengamankan 2 tersangka dari kapal itu.

Setelah dikembangkan akhirnya yang terlibat ada 4 tersangka.

Salah satunya narapidana yang mendekam di Lapas Tanjungpinang.

“Awalnya di kapal kita amankan dua orang, kemudian kita lakukan pengembangan dan mengamankan dua orang lagi,” terangnya.(agn/tribunbatam)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.