Penumpang Kapal Pelni dari Batuampar Batam Ampun-ampun

Ilustrasi, fasilitas pelabuhan yang kerap untuk naik dan turun penumpang kapal Pelni, termsuk Kapal Kelud yang melayani penumpang dari Batam, dinilai tak layak disebut terminal tingkat nasional.(suryakepri.com/agung)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Fasilitas Pelabuhan Pelni di Batuampar, Kota Batam banyak dikeluhkan masyarakat.

Fasilitas pelabuhan yang kerap untuk naik dan turun penumpang kapal Pelni, termsuk Kapal Kelud yang melayani penumpang dari Batam, itu dinilai tak layak disebut terminal tingkat nasional.

Keluhan kerap disampaikan, namun hingga kini tidak juga diperbaiki.

Baca: PLN Batam Lakukan Pemadaman Listrik Selama 3 Hari Mulai Kamis 15 Agustus 2019

Baca: Milenial Masih Suka Kongkow-kongkow di Taman? Begini Nasib Taman di Batam

Baca: Cek Berapa Gaji PNS Baru Dalam Aturan Terbaru

Dari pantauan Suryakepri.com, Kamis (15/08/2019), terlihat gedung bagunan yang berdebu. Keberadaan gedung pelabuhan itu seperti tak dirawat.

Sejumlah penumpang yang dimintai komentarnya, komentarnya nyaris sama, menyayangkan kondisi yang tidak dirawat, apalagi soal kenyamanan.

Baca: Ahok Merintis Bisnis Baru di Pulau Terdepan NKRI, Berkelit Saat Ditantang Maju Pilgub

Salah seorang penumpang Kapal Kelud, Andreas, yang hendak berangkat ke Belawan Medan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.