Minta Tambah Anggaran untuk Cetak Karcis Parkir, Apa Maksud Dishub Batam?

Ilustrasi parkir. (ist)
Ilustrasi parkir. (ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Hingga saat ini pencapaian PAD dari sektor retribusi parkir di Kota Batam belum tercapai.

Untuk itu Ketua Komisi III Jefri Simanjutak meminta Pemko Batam dalam hal ini melalui SKPD-SKPD-nya untuk meningkatkan kinerjanya demi menggenjot lagi potensi PAD seperti dari sisi retribusi BPHTB, IMB, parkir tepi jalan, dan sejenisnya.

“Ini retribusi sangat penting dari sisi PAD Kota Batam. Jangan sampai permasalahan retribusi yang ada di PAD menjadi hambatan. Sebab waktu kita tinggal sedikit lagi”.

Baca: Lomba Pemilihan Wirausaha Muda Pemula, Hadiah Rp 360 Juta: Ini Syaratnya

Baca: Ramalan Zodiak 19 Agustus, Capricorn Masih Sayang Mantan Nih

Baca: Pemerintah Siapkan Beasiswa untuk 818 Ribu Mahasiswa

“Bagaimana pencapaian target maksimal dari asumsi terhadap retribusi tersebut bisa maksimal dikerjakan oleh Pemko Batam melalui dinas-dinas yang bersangkutan,” kata Politikus PKB itu.

Yang mendapat sorotan, Dinas Perhubungan Kota Batam justru kembali meminta usulan penambahan anggaran sebesar Rp 300 juta.

Anggaran itu dikatakan untuk biaya pencetakan karcis retribusi parkir terbaru tahun 2020 nanti.

Usulan tersebut disampaikan ke Komisi III DPRD Batam yang meminta tambahan anggaran untuk biaya pencetakan karcis retribusi parkir pada APBD-P yang akan diketuk pada 21 Agustus nanti.

Apa maksudnya penambahan anggaran?

“Dengan adanya tambahan anggaran Rp 300 juta untuk pencetakan karcis parkir Dishub Batam, dan bisa meningkatkan PAD, ” ujar Ketua Komisi III DPRD Batam Jefri Simanjutak.

Kata dia lagi, dengan adanya tambahan dana tersebut, diharapkan pada awal Januari tahun depan, karcis tersebut sudah mulai diterapkan oleh juru parkir.

“Semoga para jukir sudah menggunakan karcis parkir edisi tahun terbaru 2020,” ucapnya. (Agung Dedi Lazuardi)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.