Petugas Badan Pertanahan di Karimun Dihadang Ratusan Warga, Camat Meral Ikut Sibuk

Warga memadati lokasi lahan di RT 01 RW 03, Kuda Laut, Karimun, Selasa (20/8/2019). Petugas BPN Karimun terlibat dialog dengan kuasa hukum warga, Ahmad Muhajir.(suryakepri.com/yahya)
Warga memadati lokasi lahan di RT 01 RW 03, Kuda Laut, Karimun, Selasa (20/8/2019). Petugas BPN Karimun terlibat dialog dengan kuasa hukum warga, Ahmad Muhajir.(suryakepri.com/yahya)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Ratusan warga Kuda Laut, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menghadang sejumlah petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karimun, Selasa (20/8/2019).

Warga tidak terima petugas BPN Karimun yang hendak melakukan pengukuran lahan sekitar.

Warga protes karena menganggap lahan yang akan diukur petugas BPN Karimun itu masih berstatus quo atau tengah bersengketa.

Baca: Dana Otsus Papua dan Aceh Lebih Besar Mana? Bandingkan Segini Totalnya

Baca:Usai Diperiksa KPK di Batam, Kepala Dinas di Kepri Sardison Banting Pintu Mobil

Akibat aksi protes itu, puluhan personel TNI dan Polri terpaksa disiagakan di lokasi yang tak jauh dari bibir pantai itu guna mengantisipasi hal-hal buruk terjadi.

Warga pun terlihat berbondong-bondong memadati lokasi.

Tampak di antara kerumunan warga Camat Meral Herissa Anugerah dan Kapolsek Meral AKP Hadi Sucipto.

Keduanya tampak tengah berupaya menenangkan warga yang semakin ramai datang ke lokasi.

Kuasa hukum warga yakni Ahmad Muhajir di lokasi mengatakan, langkah BPN Karimun melakukan pengukuran lahan tersebut, dinilai kurang tepat.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.