Jaksa Tertangkap OTT KPK di Yogya
Selain Kantor Dinas PU, Rumah Kontraktor di Solo Disegel KPK

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantor KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (26/7/2019).
Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantor KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (26/7/2019).
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

YOGYAKARTA, SURYAKEPRI.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak ingin barang bukti maupun alat bukti lepas.

KPK bergerak dan langsung menyegel tiga lokasi terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Yogyakarta pada Selasa (20/8/2019).

Tim juga menangkap empat orang, terdiri dari unsur jaksa, pihak swasta, dan PNS.

Baca:Mestinyan Mengawal Anggaran Pemerintah, Jaksa di Yogya Diduga “Main” : Kena OTT KPK

Baca:Dentuman Proyek Grand Mall Ganggu Warga; Berlangsung Tengah Malam hingga Subuh

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyampaikan, penyegelan tersebut menjadi bagian dari upaya pengamanan barang bukti.

“Ada tiga lokasi yang diamankan terlebih dahulu dengan KPK Line. Ada dua lokasi di Yogya termasuk kantor dinas PU di sana dan juga ada rumah rekanan di Solo yang kami berikan KPK Line,” tutur Febri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/8/2019).

Menurut Febri, KPK menduga ada transaksi rasuah terkait dengan sebuah proyek yang didampingi oleh Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) di Kejaksaan Negeri Yogyakarta.

“Jadi kami dapatkan informasi itu dan kami tindaklanjuti dengan pengecekan di lapangan,” jelas dia.

Adapun empat orang yang ditangkap KPK, lanjut Febri, kini masih dilakukan pemeriksaan di Polresta Surakarta dan menunggu 1×24 jam untuk menetapkan status hukum perkara tersebut.

“Kami menindaklanjuti informasi yang kami terima dari masyarakat dan setelah kami cek di lapangan diduga sudah terjadi transaksi, dan kami menemukan bukti, dan mengamankannya uang sekitar Rp 100 jutaan,” Febri menandaskan.(lip6)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.