LPEI Bina Eksportir Baru Rambah Pasar Global

Penandatanganan kerjasama LPEI dengan BUMN di Nusa Dua, Bali. (Kemenkeu)
Penandatanganan kerjasama LPEI dengan BUMN di Nusa Dua, Bali. (Kemenkeu)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

NUSA DUA, SURYAKEPRI.COM – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) membina eksportir baru, termasuk UMKM, untuk merambah pasar global.

Pembinaan berupa Jasa Konsultasi melalui Coaching Program for New Exporters (CPNE) dan Digital Handholding Program (DHP).

CPNE merupakan program pelatihan dan pendampingan yang dimiliki LPEI bagi rintisan eksportir baru untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro (UMKM) agar dapat mengekspor produk secara langsung ke luar negeri.

Sementara DHP adalah program pelatihan yang dirancang oleh LPEI bagi para pelaku UMKM untuk masuk ke platform digital di luar negeri.

Tujuannya agar produk lokal Indonesia dapat berperan aktif dalam digital e-commerce.

LPEI mengundang lima mitra binaan dari sektor usaha pendukung infrastruktur/konstruksi, antara lain furniture, wooden craft, dan home décor untuk memamerkan produknya di ajang Indonesia Africa Infrastructure Dialogue (IAID) 2019 di Nusa Dua, Bali, Rabu (21/8/2019).

Mitra binaan tersebut yaitu CV Radiant Suryatama, CV Art Classic Indonesia, CV Kibti Funiture, CV Tanteri Ceramic, dan UD Margono.

Jajaki potensi pasar Afrika 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.