Presiden Jokowi Panen Perdana Garam Premium di Kupang
Provinsi NTT Berpotensi Hasilkan Garam Industri 

Presiden RI Joko Widodo beserta ibu Iriana Joko Widodo didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Gubernur NTT Viktor Laiskodat saat panen perdana garam premium di Nunkurus, Kupang, Selasa (21/8/2019). (Kemenperin)
Presiden RI Joko Widodo beserta ibu Iriana Joko Widodo didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Gubernur NTT Viktor Laiskodat saat panen perdana garam premium di Nunkurus, Kupang, Selasa (21/8/2019). (Kemenperin)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KUPANG, SURYAKEPRI.COM – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berpotensi menjadi produsen garam industri nasional dan dapat menjadi substitusi impor.

“Dengan mengganti garam industri impor, pemerintah akan menghemat devisa,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat mendampingi Presiden Jokowi melakukan panen perdana garam premium di Kupang, Selasa (21/8/2019).

Kata Airlangga, pemerintah terus mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas garam dalam negeri, sehingga bisa terserap sesuai kebutuhan dunia industri.

“Seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden Joko Widodo, bahwa kita memerlukan investasi yang cukup besar dalam upaya peningkatan kualitas garam lokal,” kata dia.

Pada kesempatan itu, Kepala Negara bersama Menperin dan rombongan, sekaligus meninjau tambak garam di Desa Nunkurus, Kupang, NTT.

Di lokasi ini, kualitas garamnya dinilai cukup baik untuk diserap oleh industri. Sementara lahan yang baru tergarap seluas 10 hektare (ha) untuk produksi garam, dari potensi lahan yang tersedia mencapai 600 ha.

Potensi produksi 2,7 juta ton

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.