Terimbas Peraturan Ketat Limbah Impor
Ekspor Plastik Daur Ulang Indonesia Anjlok 70 Persen

Sampah Plastik (Reuters via CNA)
Sampah Plastik (Reuters via CNA)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – Ekspor plastik daur ulang Indonesia anjlok hingga 70 persen dalam beberapa bulan terakhir, karena kurangnya bahan yang dibutuhkan untuk produksi sejak Jakarta memperketat peraturan tentang limbah impor.

Informasi itu dilontarkan oleh sebuah badan industri kepada Reuters, Jumat (23/8/2019).

Bulan Juni, Indonesia bergabung dengan sejumlah negara Asia Tenggara lainnya untuk mengirim kembali sampah impor setelah lonjakan pengiriman dari negara-negara Barat menyusul larangan impor limbah plastik oleh China.

“Industri daur ulang plastik Indonesia menggunakan sisa plastik impor dalam produk-produknya,” kata Akhmad Ma’ruf Maulana, ketua Asosiasi Eksportir dan Importir Plastik Industri Indonesia.

Kekurangan scraps berarti anggota asosiasi hanya dapat menghasilkan 20 hingga 30 persen dari hasil normal mereka dan terpaksa memberhentikan ribuan pekerja, lebih dari setengah pekerja mereka.

Pihak berwenang Indonesia mengirim kembali sekitar 100 ton limbah kertas pada bulan Juni karena terkontaminasi berbagai bahan, termasuk plastik, karet, dan popok.

Sejak saat itu, negara ini telah meningkatkan pemantauan impor scraps yang masuk, mengakibatkan penundaan lama di pelabuhan dan mengirim kembali limbah ke negara asal.

Tidak optimistis

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.