Dapat Upah Rp 300 Ribu per Orang, Wolo dan Fanus Tega “Jual” 29 TKI Asal NTT

TKI yang hendak dikirim ke Malaysia oleh dua tersangka. (dio)
TKI yang hendak dikirim ke Malaysia oleh dua tersangka. (dio)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Polda Kepulauan Riau (Kepri) melalui Subdit IV Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum), berhasil menggagalkan penyelundupan TKI Ilegal dari Bintan Timur menuju Malaysia.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga mengungkapkan, pengamanan tersebut berlangsung pada Sabtu (24/08/2019) pukul 09.30 WIB ketika puluhan imigran ini sedang dipindahkan ke rumah penampungan di Tanjung Pinang oleh tersangka.

“Diamankan di rumah penampungan yang berlokasi di Tanjung Pinang. Kita juga berhasil mengamankan 2 tersangka dan 29 orang TKI yang terdiri dari 8 Perempuan dan 21 Laki-laki. Semuanya berasal dari NTT,” ungkapnya, Senin (26/8/2019).

Baca: Penampung TKI Ilegal di Tanjungpinang Dibongkar, Calo Dikabarkan Ikut Ditangkap Polda Kepri

Baca: Jatuh ke Laut, Sekuriti PT Sumber Marine Shipyard Masih Hilang

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, diketahui kedua tersangka atas nama Wolo (39), dan Fanus (35) mendapatkan upah sebesar Rp 300 ribu untuk satu orang pekerja migran saat tiba di Malaysia.

“Untuk upah itu, akan diberikan oleh cukong yang telah menunggu di sana,” lanjutnya.

Kasubdit IV Dirkrimum Polda Kepri, AKBP Charles P Sinaga mengungkapkan, bahwa penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa akan terjadi aktivitas pengiriman TKI di Bintan Timur menuju Malaysia.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.