Potret Ketika Warga Tanjungpinang Paksa Menggali Sumur Lebih Dalam Lagi

Warga di Tanjungpinang, Kepulauan Riau umumnya kini air sumurnya telah kering dalam beberapa pekan terakhir. Warga pun harus merogoh kocek untuk memperdalam sumur di rumahnya. (suryakepri.com/MBA)
Warga di Tanjungpinang, Kepulauan Riau umumnya kini air sumurnya telah kering dalam beberapa pekan terakhir. Warga pun harus merogoh kocek untuk memperdalam sumur di rumahnya. (suryakepri.com/MBA)

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Dalam dua bulan belakangan kemarau melanda Tanjungpinang. Dampak kemarau ini kian terasa bagi warga Tanjungpinang.

Terutama bagi warga yang hanya memiliki sumur untuk kebutuhan air bersih.  Mungkin beda dengan yang memiliki jaringan PDAM.

Begitulah yang dialami Wisnu warga Perumahan Griya Pinang Asri, Kelurahan Batu X, Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Air di sumurnya telah kering dalam beberapa pekan terakhir. Dia pun harus merogoh kocek untuk menperdalam sumur rumahnya.

Baca: Anak-anak Kampung Tirtomulyo Tanjungpinang Diajak Demo Minta Pemasangan Listrik

Baca:Polisi yang Terbakar Saat Aksi Demo Mahasiswa Meninggal Dunia

“Sudah digali, sampai sore belum ketemu mata airnya, ada beberapa meter sudah digali,” kata Wisnu, Minggu (25/8/2019).

Setidaknya, Wisnu harus mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk membayar upah tukang gali dan membeli cincin sumurnya.