AKBP Muji : Nelayan Gerah Dimintai Uang Pelicin untuk Izin Pengangkutan Ikan

Para ASN Dinas Perikanan Kota Batam yang terkena OTT. (Suryakepri.com)
Para ASN Dinas Perikanan Kota Batam yang terkena OTT. (Suryakepri.com)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI – Dari hasil penyidikan polisi, aksi pungli terhadap para nelayan oleh para pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan Batam itu sudah berulang kali terjadi.

Menurut Ketua Tim Saber Pungli Polresta Barelang, AKBP Muji Supriadi, setidaknya laporan yang masuk sudah dua kali masuk ke pihaknya.

Hal itu juga dikuatkan dengan bukti-bukti.

Dalam modusnya para pegawai meminta uang pelicin untuk kapal pengangkutan ikan. Padahal secara aturan hal itu tidak diperbolehkan.

Baca: Transaksi 500 Dolar Singapura, Kadis Perikanan dan Kelautan Diamankan Bersama 6 Pegawainya

Baca: Pegawai yang Digelandang ke Mapolresta Barelang Syok dan Pegangi Kepala

Kepada para nelayan, mereka sampai meminta sampai ratusan dolar Singapura, untuk sekali angkut.

Diketahui, sebanyak 7 orang yang terdiri dari Pegawai Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Batam, beserta Kepala Dinas yang bernama Husniani diamankan oleh tim Saber Pungli Polresta Barelang, Selasa (27/08/2019) sore.

Adapun satu orang di antaranya tertangkap tangan saat bertransaksi meminta sejumlah uang kepada nelayan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.