Demonstrasi Menolak RUU Ekstradisi di Hong Kong
China Tuding Para Pemimpin Negara G7 Memiliki Niat Jahat

PERINGATAN HALUS_ - Bendera China dikibarkan di samping panji Hong Kong sehari setelah para pengunjukrasa memasuki pusat pemerintahan Hongkong. (AFP via CNA)
Bendera China dikibarkan di samping panji Hong Kong sehari setelah para pengunjukrasa memasuki pusat pemerintahan Hongkong. (AFP via CNA)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BEIJING, SURYAKEPRI.COM – Pemerintah China menolak pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh para pemimpin G7 yang mendukung otonomi Hong Kong dan menyerukan perdamaian dicapai setelah berbulan-bulan dilanda demonstrasi massa.

Pertemuan para pemimpin G7 di Prancis, kemarin, mendukung otonomi Hong Kong sebagaimana diatur dalam perjanjian 1984 antara Inggris dan China dan menyerukan perdamaian segera di kota yang tengah dalanda masalah itu.

Sebaliknya, Beijing menuduh pemerintah asing telah mencampuri urusan Hong Kong.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang mengatakan, G7 berusaha mengganggu dan memiliki niat jahat.

“Kami menyatakan ketidakpuasan dan menolak pernyataan yang dibuat oleh para pemimpin KTT G7 tentang urusan Hong Kong,” kata Shuang dalam jumpa pers di Beijing, Selasa (278/2019).

“Kami berulang kali menegaskan bahwa urusan Hong Kong adalah urusan internal China dan bahwa tidak ada pemerintah asing, organisasi atau individu mana pun yang memiliki hak untuk campur tangan.”

China belum intervensi langsung 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.