Ini Empat Langkah Perbaiki Defisit BPJS Kesehatan

Tubagus Achmad Choesni, Ketua merangkap anggota DJSN (Twitter)
Tubagus Achmad Choesni, Ketua merangkap anggota DJSN (Twitter)

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) membeberkan empat langkah perbaikan BPJS Kesehatan atas masalah defisit yang dihadapi.

Empat langkah perbaikan adalah; Pertama, suntikan Penyertaan Modal Negara (PMN) – selama ini tidak akuntabel; Kedua, perbaikan sistem dan manajemen Jaminan Kesehatan Nasional (JKN); Ketiga,  memperkuat  peranan Pemerintah Daerah; Keempat, menyesuaikan iuran peserta JKN.

Besaran iuran baru diusulkan oleh DJSN yang mendapat masukan hitungan dari aktuaria dan tim teknis terkait, yaitu Rp42.000 untuk kelas III, Rp75.000 kelas II, dan Rp120.000 untuk kelas I.

“Ini yang kita gunakan untuk mengusulkan kepada pemerintah. Tapi memang Rp42 (ribu) (kelas III), Rp75(ribu) (kelas II), dan Rp120(ribu) (kelas I) asumsinya masih menyisakan defisit carry over dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Tubagus Achmad Choesni, Ketua merangkap anggota DJSN di Jakarta, Rabu (28/8/2019).