238 Penerima Alokasi Lahan Dievaluasi BP Batam, dari Perumahan hingga Industri

BP Batam memberi tenggat waktu (deadline) hingga 30 Agustus ini bagi para penerima alokasi lahan untuk melaporkan progres pembangunanya.
BP Batam memberi tenggat waktu (deadline) hingga 30 Agustus ini bagi para penerima alokasi lahan untuk melaporkan progres pembangunanya.(agung)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – BP Batam memberi tenggat waktu (deadline) hingga 30 Agustus ini bagi para penerima alokasi lahan untuk melaporkan progres pembangunanya.

Hal itu merupakan kebijakan BP Batam yang juga telah disampaikan dalam surat edaran kepada ratusan penerima alokasi lahan di Batam.

Belum diperoleh data mengenai berapa penerima lokasi lahan yang hingga Jumat (30/08/2019) ini melakukan pelaporan.

Baca: Siapa Saja Pejabat di DPRD Kota Batam? Inilah Bocoran Daftar Kelengkapan Dewan

Baca: Janji Menko Soal Ex-officio Belum Ada Tanda-tanda, Kepala BP Batam Bilang Manut Saja

Baca: Soerya dan Isdianto Bakal Berpasangan di Pilgub Kepri 2020

Dalam daftar yang ada, terdapat sebanyak 238 investor ataupun perusahaan penerima alokasi lahan yang wajib melaporkan progres pemanfaatannya, atau diistilahkan dengan Jaminan Pelaksanaan Pemabangunan (JPP).(agung)

Disebutkan, wajib pelaporan ini terkati evaluasi yang dilakukan BP Batam, terutama pemanfaatan lahan.

Seperti diketahui, wacana mangkraknya lahan-lahan tidur di Batam mengemuka sejak sekitar tiga tahun terakhir.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.