Pencarian Penumpang Kapal KMP Lome yang Jatuh ke Laut di Batam Terhadang Cuaca Buruk

Tim Rescue kapal RB 209 Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Sabtu (7/09/2019).(suryakepri.com/MBA)
Tim Rescue kapal RB 209 Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Sabtu (7/09/2019).(suryakepri.com/MBA)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Memasuki hari keempat pencarian Fernando Sihombing (28), penumpang kapal Ro-Ro KMP Lome yang jatuh ke laut belum juga ditemukan Tim SAR gabungan, Sabtu (7/9/2019).

Pencarian korban terkendala cuaca buruk karena hujan disertai angin kencang.

“Saat ini memasuki Operasi SAR hari keempat, sampai menjelang siang hari ini hasilnya masih nihil,” ujar Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Agung Satria di Tanjungpinang, Sabtu (7/9/2019).

Baca: 105 Kontainer Harus Reekspor dari Batam, Ini Hasil Pengecekan Kementerian LH Terhadap 400 Kontainer Limbah Plastik

Baca: Tempati Lahan Milik Lantamal IV, 48 Unit Rumah Warga Kampung Jawa Digusur

Baca: Tanggapi Aksi Offbid Mitra, Pengamat Bilang Tak Ada Insentif Ojek Online yang Hilang

Agung menuturkan, dalam pencarian pada hari keempat  ini Tim SAR Gabungan masih menggunakan metode penyisiran sekitar lokasi kejadian dengan luas 26 nautical mile (NM).

“Untuk kendala yang dihadapi Tim SAR di lapangan  cuaca yang kurang baik karena hujan disertai angin,” kata Agung.

Dalam pencarian korban turut dibantu potensi SAR gabungan terdiri dari Pos SAR Batam,TNI AL, Polair Polda Kepri, Bea dan Cukai Batam, KPLP Batam.

Ada pun alat yang digunakan kapal RIB 03 Batam, speed boat (SB) TNI AL, SB Polair Polda Kepri, SB Bea dan Cukai Batam, SB KPLP Batam.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.