Pemerintah dan DPR RI Sepakat Revisi UU MD3: Pimpinan MPR dari 8 Menjadi 10 Orang

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam rapat Panja yang digelar di ruang Baleg, Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (13/9).(foto/gesuri)
Tjahjo Kumolo dalam rapat Panja yang digelar di ruang Baleg, Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (13/9).(foto/gesuri)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – Sebelum masa jabatan 2014-2019 berakhir, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mempercepat pengesahan beberapa Rancangan Undang-Undang.

Salah satunya adalah UU Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3).

Dalam rapat Panja yang digelar di ruang Baleg, Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (13/09/2019), DPR dan pemerintah menyepakati perubahan UU MD3.

Baca:Kegaduhan di KPK Sampai Ubun-ubun, Agus Rahardjo “Lempar Bola” ke Presiden

Baca:Kabut Asap Paling Teruk, 1.104 Penumpang Pesawat Terlantar di Ipoh Malaysia

“Rapat Panja pembahasan RUU tentang perubahan ketiga atas UU MD3 menyepakati seluruh materi muatan RUU,” ujar Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Totok Daryanto saat memimpin Rapat Pleno di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/09/2019).

Rapat yang berlangsung tertutup selama tiga jam itu menyepakati satu poin perubahan, yaitu Pasal 15 ayat (1) mengenai penambahan jumlah pimpinan MPR menjadi 10 orang dan penghapusan pasal 427C.

Draf RUU MD3 pasal 15 ayat 1 berbunyi, pimpinan MPR terdiri atas ketua dan wakil ketua yang merupakan representasi dari masing-masing fraksi dan kelompok anggota yang dipilih dari dan oleh anggota MPR.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.