JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – Berawal dari hingar bingar pesta pernikahan warga di Lampung, tiga oknum polisi bertindak kebablasan dan dianggap melanggar aturan.
Aksi 3 oknum polisi di Lampung yang menembakkan senjata dalam pesta pernikahan jadi viral di media sosial.
Menyikapi viral tersebut, Polri meminta maaf karena ulah para anggotanya itu.
Baca: Izin Reklamasi di Batam, Pengacara Nurdin Basirun Sebut: “Siapa Berikan Rekomendasi…”
Baca: Penasihat Hukum Informasikan Kondisi Nurdin Basirun, Dukung Penggeledahan Kantor Dinas
Baca: Balapan F1 GP Singapura Dibayangi Masalah Asap, Penyelenggara Siapkan Skenario Khusus
“Kami mohon maaf pada masyarakat, adanya viral video. Senjata itu senjata organik yang seyogianya digunakan untuk melindungi masyarakat, itu dipakai main-main,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen M Iqbal di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (20/9/2019).
Ketiga oknum tersebut saat ini sudah diperiksa di Propam. Sejumlah sanksi menunggu untuk ketiga oknum akibat aksi di pesta pernikahan warga.
“Pimpinan harus tegas untuk melakukan proses tindakan disiplin pada yang bersangkutan. Banyak sanksinya, dari ditunda kepangkatan, dicabut dalam jabatan struktural sampai dikurung,” kata Iqbal.