Ratusan Warga Batam Tertipu Beli Kavling di Lahan Hutan Lindung

Ratusan warga Punggur dan Batu Besar, Nongsa, mendatangi gedung DPRD Batam karena merasa tertipu developer,Selasa (24/09/2019).(suryakepri.com/agung)
Ratusan warga Punggur dan Batu Besar, Nongsa, mendatangi gedung DPRD Batam karena merasa tertipu developer,Selasa (24/09/2019).(suryakepri.com/agung)

BATAM,SURYAKEPRI.COM – Ratusan warga Punggur dan Batu Besar, Nongsa, mendatangi gedung DPRD Batam, Selasa (24/09/2019).

Mereka juga melakukan pertemuan dengan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Republik Indonesia.

Sekitar 300 orang di antaranya telah mengisi form pelaporan atau pengaduan konsumen, karena merasa tertipu oleh pengembang Kavling Siap Bangun, PT Prima Makmur Batam (PMB).

Baca: 6 Bulan Diburu, Buronan Kasus Curat di Kundur Barat Akhirnya Keok

Baca: Presiden Jokowi Wujudkan Janji, Setkab Rilis Resmi Kepala BP Batam Ex-officio Wali Kota

Baca: Izin Prinsip Reklamasi di Tanjungpiayu Batam Capai 16,4 Hektare, 9 Bos Perusahaan Dipanggil KPK

Perusahaan tersebut dituding tidak pernah memberikan dokumen kavling, padahal warga mengaku sudah membayar.

Dari data warga, sekitar 2.700 orang yang menjadi korban dugaan penipuan, dengan estimasi kerugian sekitar Rp30 miliar.

Suasana hearing terlihat riuh, lantaran warga juga subuk mengisi form aduan ke BPKN sambil mengikuti hearing yang digelar bersamaan oleh DPRD Batam.