Terjebak Kerusuhan di Wamena, Warga Sumbar Menangis Ingin Dipulangkan

Warga memadati Pangkalan TNI AU Manuhua Wamena, Jayawijaya, Papua, Rabu (25/9/2019). Warga Wamena mulai mengungsi meninggalkan Wamena menggunakan pesawat Hercules pascakerusuhan pada Senin (23/9/2019). ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra/wpa/hp.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

WAMENA, SURYAKEPRI.COM – Aparat TNI telah mengevakuasi ribuan warga dari Wamena menggunakan pesawat Hercules pada Jumat (27/09/2019) lalu. Namun masih banyak warga terjebak di wilayah Wamena.

Warga asal Sumatera Barat (Sumbar) yang terjebak kerusuhan dan konflik berdarah di Wamena kini sangat berharap agar diungsikan keluar Wamena.

Bahkan mereka ingin pulang ke kampung halaman supaya bisa kembali hidup aman.

Baca: Mendikbud Terbitkan Edaran ke Kepala Disdik se-Indonesia: Cegah Pelajar Ikut Demo Berpotensi Anarki

Baca: Cerita Nelayan Karimun 3 Hari Terombang-ambing di Laut, Makan Beras Mentah untuk Bertahan

Baca: Mesin PLTU Tanjung Kasam Akan Lakukan Overhaul 35 Hari, Ini Jadwalnya

Misri Astuti, warga asal Pesisir Selatan Sumbar mengaku sudah tidak sanggup lagi bertahan di Wamena. Ia sangat ingin dibawa pulang ke Sumbar karena ia dan keluarganya sangat trauma dengan pembunuhan, pembakaran, dan penjarahan terhadap warga pendatang di Wamena.

“Kami sudah tidak sanggup lagi pak. Ungsikan kami ke kampung halaman pak,” kata Misri sambil menangis saat berbicara melalui sambungan telepon, Sabtu (28/9) malam seperti dikutip Republika.co.id.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.