Diwarnai Walk Out FSPMI, UMK Karimun 2020 Diputuskan Rp 3,3 Juta

Atribut pendemo aksi unjuk rasa didepan kantor Walikota Batam, Rabu (02/10/2019. (Foto: Suryakepri.com/ADL)
Ilustrasi atribut pendemo aksi unjuk rasa didepan kantor Walikota Batam, Rabu (02/10/2019. (Foto: Suryakepri.com/ADL)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Dewan Pengupahan Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau akhirnya memutuskan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Karimun tahun anggaran 2020 sebesar Rp 3.335.902,31.

Penetapan UMK tersebut sempat diwarnai penolakan dari Serikat Pekerja Aneka Industri-Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPAI-FSPMI) Kabupaten Karimun.

Ketua dan anggota SPAI-FSPMI memutuskan untuk melakukan aksi walk out dari rapat yang digelar di kantor Disnaker Karimun, Kamis (31/10/2019).

Ketua SPAI-FSPMI Kabupaten Karimun, Muhamad Fajar mengatakan, pihaknya tidak setuju dengan PP 78 yang dijadikan sebagai acuan dalam penetapan UMK Karimun 2020 tersebut.

“Dari awal kami sudah nyatakan menolak PP 78 dijadikan acuan dan ternyata saat rapat pembahasan tetap dipakai, ya kami walk out lah,” kata Fajar kepada Suryakepri.com, Kamis.

BACA JUGA: BC Karimun Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp 1,9 Miliar, Ada Mikol sampai Kosmetik

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.