Terkait SPJ Fiktif dan Dana Publikasi Setwan DPRD Tanjungpinang, Dua Orang Segera Dipanggil 

- Kasatreskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Alie. (MBA/SURYAKEPRI.COM)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanjungpinang terus mendalami laporan dugaan penyelewangan anggaran di Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Tanjungpinang.

Sampai saat ini penyidik sedang menyelidiki laporan dugaan kegiatan surat pertanggungjawaban (SPJ) fiktif dan dana publikasi Setwan DPRD Kota Tanjungpinang tahun 2018.

“Dalam pekan ini kita jadwal dua orang dipianggil pihak Setwan DPRD Tanjungpinang untuk dimintai keterangan,” kata Kasatreskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Alie di Mapolres Tanjungpinang, Senin (4/11/2019).

Pemeriksaan dilaksanakan untuk mengungkap dugaan adanya penyelewengan anggaran dalam SPJ perjalanan dinas dan dana publikasi DPRD Tanjungpinang. Pemanggilan ini dilaksanakan, kata Alie, untuk mengungkap kasus laporan adanya dugaan penyelewengan anggaran.

“Agendanya permintaan dokumen dan keterangan staf dewan, baru satu orang dipanggil dan akan menysul yang lainnya,” kata Alie.

Sebelumnya, Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Kesekretariatan DPRD Tanjungpinang Yussuwadinata diperiksa  penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanjungpinang sejak pukul 10.00 WIB hingga sore, Jumat (1/11/2019).

Dalam pemeriksaannya, penyidik memintai keterangan terkait perjalanan dinas dan dan publikasi Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Tanjungpinang tahun 2018.

“Saya cuma bisa menjelaskan secara umum saja, tadi itu ada sekitar 18 pertanyaan terkait perjalanan dinas dan dana pubilkasi tahun 2018,” kata Yussuwadinata di Mapolres Tanjungpinang.

Yussuwadinata menjelaskan, sepengetahuannya dana publikasi 2018 sebesar Rp2,3 miliar sudah termasuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan.

Dana tersebut disalurkan untuk publikasi 113 media cetak harian dan mingguan cetak, serta media online yang bekerja sama dengan DPRD Tanjungpinang.

“Materinya terkait belanja perjalanan dinas dan dana publikasi. Tadi, terkait perjalanan dinas tadi tidak terlalu banyak ditanyakan, karena bukan ranah saya,” ujarnya.

Lanjut, kata Yussuwadinata, pemeriksaan ini masih terus berlangsung terkait perjalanan dinas. “Kemungkinan dijadwal ulang terkait penggunaan perjalanan dinas minggu depan,nanti bisa Setwan atau bagian keuangan yang dipanggil, tergantung lah siapa yang ditunjuk,” ujar dia. (MBA)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.