Mark Up Pengadan Alat dan Barang di BPPRD
Riany Datang ke Satreskrim Bawa Data Dugaan Pembengkakan Anggaran Rp 100 Juta

Kepala BPPRD Tanjungpinang Riany (kiri) ditemani stafnya usai menjalani pemeriksaaan di Satreskrim Polres Tanjungpinang.(Foto/ MBA)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Kepala Satuan Reskrim (Kasatreskrim) Polres Tanjungpinang AKP Efendri Alie membenarkan terkait pemeriksaan Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Tanjungpinang Riany.

Alie menyebut Riany dipanggil untuk menyerahkan dokumen yang dibutuhkan dalam penyelidikan dugaan mark up pengadaan alat-alat dan rumah tangga kantor BPPRD Tanjungpinang senilai Rp100.500.000 tahun anggaran 2018.

“Tadi Kepala BPPRD Ibu Riany datang dalam rangka pada saat pemeriksaan kemarin (dua minggu lalu) belum melengkapi dokumen yang kita minta, tadi datang untuk melengkapi dokumen perkara yang sedang ditangani,” ujar Alie di Satreskrim Polres Tanjungpinang, Selasa (5/11/2019).

Baca: Riany Lupa Materi Pemeriksaan yang Dilontarkan Polisi, Dugaan Mark Up Pengadaan Alat dan Barang

Baca: Ular Kobra Tiba-tiba Masuk Celana dan Mematuk Paha Usman Tambusai Warga Riau

Baca: Jasad Derven Elson Ditemukan 300 Meter dari Lokasi Pertama Mencari Kerang

Dengan dokumen itu, kata Alie, penyidik segera mempelajarinya terlebih dahulu.

“Kita pelajari dulu apakah dokumen itu lengkap atau tidak, nanti kalau ada yang kurang dari pihak BPPRD dipanggil kembali,” ujarnya.

Alie menjelaskan, sebenarnya yang ditangani penyidik terkait pengadaan terhadap alat-alat kantor dan rumah di BPPRD Tanjung tangga pada tahun 2018. Pengadaan barang seperti laptop, komputer, printer, furniture kantor lainnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.