Siap-Siap BP Batam Akan Update Data Lama Alokasi Lahan, Ditemukan Kawasan Industri di Pemukiman Warga

Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Salah satu persoalan lahan di Batam yang hingga saat ini belum terselesaikan adalah lahan terlantar dan tumpang tindih lahan. Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad mengatakan akan kembali melakukan pengecekan terhadap sejumlah lahan yang dinyatakan tidak seusai dengan tata ruang Kota Batam.

“Saya belum percaya betul dengan data lama, saya masih temukan ada alokasi lahan yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Dalam data lama, tidak ada kategori lahan yang menyimpang,” ujar Sudirman usai kegiatan Pembekalan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) oleh Guru Besar Pertanahan UGM Prof. Dr. Maria S.W. Sumardjono, yang dilaksanakan di ruang Balairungsari BP Batam, Senin (4/11/2019) siang.

Dalam waktu dekat ia juga berjanji kembali mengupdate informasi dan kategori mengenai permasalahan tumpang tindih Pengelolaan Lahan (PL). Serta lahan yang masuk kedalam kategori hutan lindung.

Salah satu contoh untuk PL yang dianggap menyalahi aturan tata ruang, adanya ditemukan lahan untuk kawasan industri yang berada di kawasan pemukiman. Adanya kesalahan PL ini sendiri tentunya akan berpengaruh terhadap tarif Uang Wajib Tahunan (UWT) bagi masyarakat.

“Kita akan buat kategori yang lebih spesifik, kalau dia overlap, gampang menyelesaikan. Untuk itu mengenai lahan siapa yang duluan dan sesuai prosedur, maka dia yang akan kita duluankan,” ujar Sudirman.

BACA JUGA: Kepala Dinas Pariwisata Karimun Diperiksa Jaksa, Ini Dugaan Kasusnya

BACA JUGA: Anak Muda asal Iran Ini Kalahkan Pegolf Internasional di Bintan, Wakil Indonesia Juara Tiga

BACA JUGA: Pembagian Sembako Jelang Pilkada Dikritik DPRD Kota Batam: “Uang Hasil Penjualan ke Mana?”

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.