5 Fakta Menarik dari Pengungkapan Jaringan Sabu Malaysia-Kepri, Pakai Jasa Kurir hingga Tembak Mati

Kasatnarkoba Polres Tanjungpinang AKP Chrisman Panjaitan saat menggiring para tersangka (Ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Kasus sabu 14 Kg yang diungkap polisi di Tanjungpinang dengan 7 pelaku yang diringkus ternyata merupakan sindikat narkoba Malaysia-Kepri.

Dalam salah satu rangkaian sindikat yang diungkap, empat orang merupakan satu jaringan, dan satu lainnya telah ditembak mati oleh polisi.

Berikut 5 fakta menarik dari penangkapan jaringan narkoba internasional yang diungkap di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau.

1. Berawal penangkapan Hengky

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, dalam keterangannya, Rabu (6/11/2019) mengatakan, awalnya polisi menangkap seorang pengedar bernama Hengky di wilayah Tanjung Pinang.

Dari tangan Hengky, polisi menyita 12 kg sabu, 220 butir ekstasi dan 550 butir happy five. Usai meringkus Hengky, polisi menangkap dua rekannya, yakni A Peng dan A Kiong.

2. Narkoba dari Edi

Para tersangka mengatakan narkoba itu berasal dari seseorang bernama Edi. Polisi lalu melakukan pengembangan dan menangkap Edi rumahnya.

“Edi diduga sebagai pengendali yang menyiapkan transportasi kapal untuk membawa Narkoba dari Malaysia,” ungkap Dedi.

“Tersangka melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur yang mengakibatkan yang bersangkutan meninggal dunia,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, dalam keterangannya, Rabu (6/11/2019).

BACA JUGA: Terungkapnya Jaringan Narkoba Internasional, Hengky Simpan Sabu 12 Kg dan Ratusan Butir Ekstasi

BACA JUGA: Pengungkapan Sabu Internasional, Pertama Kali Polisi Menangkap Hengky Warga Tanjungpinang

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.