Polresta Amankan 4 Oknum Warga yang Diduga Melakukan Pungli di Piayu Laut

Ilustrasi stop pungli.(ist)

BATAM, SURYAKEPRI.COM– Wakapolresta Barelang, AKBP Mudji Supriyadi mengaku sudah mengamankan sebanyak 4 orang oknum yang terlibat dalam pungutan liar (pungli) masuk ke seafood Piayu laut. Pasalnya jalan tersebut milik umum yang dikelola oleh negara untuk basis umum.

“Kita sudah berbagai macam upaya kita lakukan kepada masyarakat. Mengimbau mengarahkan agar terjadi kegiatan pungli disitu,” katanya kepada wartawan di Mapolresta Barelang, Rabu (6/11/2019).

Oknum tersebut, kata dia, melakukan pungli untuk sadar wisata kelompok mereka saja. Walaupun pungutan tersebut berdasarkan kesepakatan bersama, hanya saja tak ada aturan secara resmi. Sebelumnya juga sudah pernah melakukan hearing bersama Dishub, Kecamatan dan Kapolsek, namun sayangnya tetap dipungut.

Baca: 2 Tersangka Ditetapkan Kejati Diduga Dua Mantan Kadis ESDM Pemprov Kepri, Kerugian Negara Lebih dari Rp30 Miliar

Baca: Kantor Intelkam Dipadati Pendaftar CPNS, Sejak Pagi Warga Antri Urus SKCK di Mapolresta Barelang

Baca: Penerimaan CPNS Kejaksaan RI 5.203 Formasi, Kejari Ajak Warga Tanjungpinang Bergabung Korps Adhyaksa

“Terakhir portal memang dicabut. Tapi orangnya ada disitu dan tetap dipungut. Akhirnya kita lakukan upaya paksa biar sebagai syok terapi. Tolonglah jangan mengganggu instansi dan masyarakat di Batam ini,” tegas Mudji.

Ia menyayangkan sektor pariwisata di Batam sudah semakin berkembang, karena adanya oknum melakukan pungli jadi mencoreng nama baik Batam. Seharusnya masyarakat mendukung pemerintah dalam membangun pariwisata Kota Batam.

Sebelumnya pemasangan portal di jalan umum disertai pungutan masuk ke seafood Piayu laut setiap hari libur ataupun hari besar menjadi pergunjingan masyarakat.