Selain Amjon dan Azman Taufik, Adpidsus: Tidak Menutup Kemungkinan Ada Tersangka Baru 

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati) Kepri Tety Syam di kantor Kejati Kepri, Jalan Sei Timun, Km 14, Tanjungpinang, Rabu (6/11/2019). (MBA/SURYAKEPRI.COM)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM –   Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri) akan terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi pemberian izin tambang di Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepri 2018-2019. Sejauh ini sudah dua orang tersangka, yakni berinisial AM (Amjon) dan AT (Azman Taufik) itu merupakan mantan Kepala Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Kepri dan juga dinas yang mengurusi soal perizinan atau (PTSP).

Tampaknya, penyidik bidang tindak pidana khusus (Pidsus) Kejati Kepri tidak puas dengan dua tersangka ini saja. Sebab, indikasinya bakalan ada lagi tersangka baru. Di mana dalam kasus ini penyidik menemukan dugaan tindak pidana korupsi melebihi Rp30 miliar.

“Insya Allah,  kita lihat ke depan (kemungkinan akan tersangka baru lagi). Namanya korupsi itu kan berjamaah,” ujar Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati) Kepri Tety Syam di kantor Kejati Kepri, Jalan Sei Timun, Km 14, Tanjungpinang, Rabu (6/11/2019).

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.