Instansinya Dirundung 2 Masalah Hukum, Kepala BPPRD Pastikan Pelayanan Tak Terganggu

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Tanjungpinang. (suryakepri.com)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Tanjungpinang akhir-akhir ini dirundung masalah terkait hukum. Sebab, ada dua kasus  sedang ditangani pihak kejaksaan dan kepolisian di BPPRD Tanjungpinang.

Adapun kasus yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang membidik soal dugaan penggelapan pajak yang merugikan kas daerah Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Sementara yang ditangani penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satresktrim) Polres Tanjungpinang terkait dugaan dugaan mark up pengadaan alat-alat dan rumah tangga kantor BPPRD Tanjungpinang senilai Rp100.500.000 tahun anggaran 2018.

Meski sedang diobok-obok penegak hukum dari kejaksaan dan kepolisian, Kepala BPPRD Tanjungpinang Riany menyebut pelayanan di kantornya tidak ada masalah.

“(Diobok-obok) tidak seperti itu juga. Kami melaksanakan kegiatan seperti biasa, tidak terganggu, kita profesional dalam melayani masyarakat,” kata Riany saat ditemui di kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senin (11/11/2019).

BACA JUGA: Job Fair di Batamindo Industrial Park, Ribuan Pencari Kerja Pagi-pagi Sudah Serbu Comunity Center

BACA JUGA: Hari Ini, Kombes Pol Christiyanto Goetomo Resmi Pimpin Brimob Polda Kepri

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.