Lukita Merasa Ada Ikatan Emosional, Tanggapi Polemik Penggusuran Pedagang Pasar Induk

Dr Ir Lukita Dinarsyah Tuwo, MA, calon Walikota Batam Nomor Urut 01.
Dr Ir Lukita Dinarsyah Tuwo, MA, calon Walikota Batam Nomor Urut 01.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Mantan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo menganggap keputusan Pemerintah Kota (Pemko) Batam melakukan penggusuran di kawasan Pasar Induk Jodoh, berpotensi menimbulkan polemik yang berkepanjangan.

Hal ini disampaikan Lukita, karena ia merasa adanya keterikatan emosional terhadap para pedagang yang biasa beraktifitas di kawasan tersebut.

Sebelumnya diketahui, adanya penyerahan aset pengelolaan pasar induk Jodoh. Pasar Induk Jodoh diserahterimahkan di saat masa kepemimpinan Lukita sebagai Kepala BP Batam.

Baca: Pembongkaran Pasar Induk Jodoh Ricuh, Pedagang Hadang Petugas dengan Bendera Merah Putih

Baca: PKL Pasar Jodoh Gelar Unjuk Rasa di Kantor Wali Kota, Pedagang Pilih Bertahan Meski Tak Boleh Masuk

Baca: Jasad Dody Ditemukan Mengambang di Perairan Pura Jaya Nongsa, Karyawan Batam View Resort Tenggelam

“Penyerahannya sekitar Juli 2018. Pasar Induk Jodoh adalah barang milik negara yang kemudian diserahkan pada Pemko Batam untuk direvitalisasi agar lebih baik lagi. Saat itu permintaan sangat mendesak karena Pemko ingin merevitalisasi Pasar Induk Jodoh,” ungkapnya, saat dihubungi, Rabu (13/11/2019).

Lukita yang juga mantan Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) itu pun menjelaskan makna pembangunan, yang merupakan proses sistematis terencana.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.