BP Batam Akan Evaluasi Kuota Induk Lalu Lintas Barang

Pelabuhan Batu Ampar Batam. Pintu keluar barang terbanyak dari Pulau Batam. (koreksi.id)
Pelabuhan Batu Ampar Batam. Pintu keluar barang terbanyak dari Pulau Batam. (koreksi.id)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Evaluasi kuota induk lalu lintas barang kembali dilakukan. Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Direktorat Lalu Lintas Barang kembali menggelar pertemuan dengan pelaku usaha khususnya di sektor perdagangan.

Berdasarkan data Kepala Badan Pusat Statistik Kota Batam Rahyudin, neraca perdagangan Batam periode bulan September 2019 defisit US$ 26,91juta. Hasil ini didapat dari nilai Impor yang naik di angka US$780,77 juta melebihi nilai ekspor Batam sejumlah US$753,86 juta.

“Sekarang telah dilakukan proses kompilasi terhadap kuota tambahan yang telah diajukan para pengusaha,” ujar Kasubdit Perdagangan BP Batam Barlian Untoro, Kamis (14/11/2019).

Diharapkan, dapat meningkatkan ekspor Batam kedepan. Dimana, sebelumnya Batam mengalami defisit perdagangan, sekitar 26,91 juta Dolar Amerika Serikat.

BACA JUGA: Bocoran Terkini Ahok Bakal Jadi Komisaris Utama Pertamina

BACA JUGA: Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bali, Sejumlah Bangunan Retak-retak

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.