Terungkap, Alvin Sengaja Matikan Listrik dan Gembok Rumah Korban, Pelaku Penyekapan Diancam 7 Tahun

AKBP Prasetyo Rachmad Purboyo, Kapolresta Barelang saat menggelar ekspose di Polsek Batam Kota, Senin (25/11/2019).(romi/suryakepri)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Korban penyekapan debt collector, Elis Widyanwati (35) mengaku terpaksa melakukan pinjaman ke koperaai ilegal.

 

Pasalnya, ia terpaksa melakukan pinjaman untuk memulai usaha mainan anak-anak.

“Saya mengakui kesalahan saya, karena saya meminjam uang ke koperasi. Tapi, saya ada niat untuk membayar,” kata Widyanti, di Mapolsek Batam Kota, Senin (25/11/2019).

Widyanti menjelaskan, ia dan dua anaknya yang berinisial RA (8) dan LA (6) disekap oleh debt collector yang bernama Alvin dengan cara mengembok pintu rumah.

 

Kejadian itu terjadi pada Minggu (24/11/2019) sekitar pukul 08.00 WIB.

“Saya tahu pintu rumah di gembok debt colector itu, tapi saya takut keluar karena ditagih harus membayar uang sebesar Rp2.6 juta,” ujarnya.

 

BACA JUGA: Motor Hasil Curian Dijual ke Pulau, Polisi Ringkus Satu Pelaku dan Dua Penadah Curanmor di Batuaji

BACA JUGA: Terungkap Peredaran Motor Curian di Batam, Satu Unit Bisa Laku Rp 13 Juta, Tahun Pembuatan Terbaru Laris Manis

BACA JUGA: Rumah Penyekaan Sepi, Warga Buana Vista III Banyak Berhutang ke Debt Collector

 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.