7 Fakta Menarik Hilangnya Khairunisah hingga Pembongkaran Kuburan

Polres Karimun melakukan pembongkaran kuburan Khairunisah, remaja yang meninggal, Selasa (26/11/2019). (Rachta Yahya/Suryakepri.com)
Polres Karimun melakukan pembongkaran kuburan Khairunisah, remaja yang meninggal, Selasa (26/11/2019). (Rachta Yahya/Suryakepri.com)

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Kuburan Khairunisah, gadis belia usia 15 tahun di Karimun, dibongkar polisi, Selasa (26/11/2019).

Saat ini proses pembongkaran masih berlangsung. Polisi yang membongkar dari tim Polda Kepulauan Riau.

 

Berikut fakta-fakta dari proses hilangnya Khairunisah hingga pembongkaran kuburan yang dilakukan polisi.

 

1. Khairunisa Hilang

6 Juni Khairunisa pamit pergi menggunakan motor.

Namun belakangan motor Mio yang ia kendarai ditemukan dalam kondisi masih terkunci stang.

“Yang ditemukan motornya di Gang Budi Dharma, dalam keadaan stang terkunci dan kuncinya tidak ada,” ujar kerabat Khairunisa.

Kejadian itulah yang kemudian dilaporkan ke pihak Polres Karimun.

 

Khairunnisa saat masih hidup.(ist)

 

2. Dekat dengan kakek RB

Sebelumnya dinyatakan hilang, Khairunisa dekat dengan kakek berinisial RB yang berusia 55 tahun. Ia kerap pergi bersama.

Saat kebingungan keluarga memuncak karena Khairunnisa tidak juga pulang ke rumah, RB sempat ditemui pihak keluarga.

RB sendiri kepada keluarga sempat mengaku melihat Khairunisa berada di Tanjung Batu, Kundur pada Sabtu atau dua hari pasca dinyatakan hilang oleh keluarga.

Namun, saat Ariyanto, ayah Khairunnisa datang ke Tanjung Batu, mendadak kakek RB menghilang.

“Padahal dia yang minta datang ke Tanjungbatu. Setelah sampai di Tanjung Batu, saat dikontak, dia malah bilang dia sudah di Balai,” kata kerabat Khairunnisa itu, Jumat malam.

Sesampainya di Balai, RB lagi-lagi menghilang. Ketika dihubungi melalui ponselnya, RB mengaku sudah berangkat ke Batam.

“Dari situ kami curiga, kalau dia tahu keberadaan Khairun (panggilan Khairunnisa), kenapa dia macam mengelak-ngelak gitu,” kata kerabat Khairunnisa itu.

Dikatakannya, kakek RB bukan warga Karimun, melainkan warga Pulau Mandah, Tembilahan, Riau.

Di Karimun, kakek RB disebut hanya tinggal sementara di tempat keluarganya.

“Dia ada saudara di sini. Almarhumah sering memang main ke sana, mungkin di situ lah, mereka awal kenal dan semakin akrab,” katanya.

BACA JUGA: 5 Bek Andal yang pernah Membela Juventus Atau Atletico Madrid